China Bantah Rumor Kesepakatan dengan AS Agar Tidak Memasok Senjata ke Iran
AKURAT.CO Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, membantah keras rumor yang beredar terkait dugaan kesepakatan antara China dan Amerika Serikat mengenai pasokan senjata ke Iran.
Dalam pernyataannya, Guo menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar. “Saya ingin mengakhiri rumor yang beredar secara online yang menyebutkan bahwa China telah sepakat dengan Amerika Serikat untuk tidak memasok senjata ke Iran,” ujar Guo dalam pernyataan yang diunggah di X, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan bahwa tidak pernah ada komunikasi antara kedua negara terkait isu tersebut. “Perlu saya tegaskan, tidak ada komunikasi semacam itu yang pernah terjadi. China juga tidak pernah mengonfirmasi ataupun membantah terkait pasokan senjata ke Iran,” lanjutnya.
Guo menekankan bahwa kerja sama pertahanan dan perjanjian keamanan merupakan urusan kedaulatan China yang tidak dapat diintervensi pihak luar. “Kesepakatan keamanan dan kerja sama pertahanan adalah urusan kedaulatan China semata. Tidak ada negara asing yang berhak mencampuri urusan dalam negeri China,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pemimpin dunia untuk berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik. “Para pemimpin dunia seharusnya memilih kata-kata mereka dengan bijak sebelum berbicara,” kata Guo.
Di sisi lain, China menyambut langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disebutnya berupaya meredakan ketegangan di kawasan, termasuk membuka kembali akses di Selat Hormuz.
“China menyambut keputusan Presiden Trump untuk meredakan eskalasi dan membuka Selat Hormuz,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Guo menegaskan komitmen China terhadap perdamaian global. “Kami berkomitmen pada perdamaian dunia dan menjaga stabilitas kawasan melalui dialog,” katanya.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








