Laga Trilogi Dengan Joshua Sulit Terjadi, Andy Ruiz: Eddie Hearn Sudah Trauma

AKURAT.CO - Mantan juara tinju kelas berat asal Meksiko, Andy Ruiz, menyebut bahwa promotor tinju Matchroom, Eddie Hearn, bakal menggagalkan kemungkinan pertarungan trilogi dirinya melawan Anthony Joshua.
Pasalnya, Ruiz sempat mengejutkan dunia tinju ketika dia menumbangkan Joshua dalam tujuh ronde pada Juni 2019 silam untuk merebut sabuk WBA Super, IBF, WBO dan IBO.
Sayang, enam bulan kemudian mahkota juara itu harus kembali ke tangan Joshua setelah Ruiz takluk, ketika petinju Inggris itu mengamankan kemenangan dominan dalam 12 ronde.
Ruiz sebenarnya telah menyerukan pertarungan ketiganya dengan Joshua selama beberapa tahun terakhir. Tetapi, dia menilai Hearn tidak akan pernah membiarkan laga trilogi tersebut menjadi kenyataan.
"Saya merasa mereka tidak ingin bertarung. Saya pikir Eddie Hearn sudah trauma. Dia tidak ingin mencocokannya (Joshua) dengan petinju bagus kecuali dia berusaha mendapatkan uangnya dan pergi," kata Ruiz dinukil Akurat.co dari ES News.
Pertarungan pertama kedua petinju berlangsung di New York City, dan pertandingan ulang dilakukan di Timur Tengah. Ruiz sendiri tidak memiliki masalah melakukan perjalanan ke Inggris untuk melakoni pertarungan ketiga.
“Tentu saja, saya akan pergi ke sana. Ingat, saat saya melawannya di atas ring, saya kelebihan berat badan. Saya lupa semua yang saya lakukan saat pertandingan ulang,” kata Ruiz.
Pertarungan terakhir Ruiz terjadi pada September 2022 silam ketika meraih kemenangan mutlak dalan 12 ronde saat menghadapi Luis Ortiz di Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Saat ini dia juga tengah dalam pembicaraan untuk melakoni laga eliminasi terakhir WBC melawan Deontay Wilder, yang mengklaim Ruiz telah melabeli harga dirinya sendiri dengan menuntut bayaran besar.
"Kami masih menunggu Wilder. Saya memberitahu semua orang bahwa saya tidak pernah meminta 25 juta dollar," sanggah Ruiz atas apa yang dituduhkan kepadanya.
"Itu semua omong kosong. Katakan padanya untuk menunjukkan bukti di mana saya mengatakan kepadanya bahwa saya menginginkan 25 juta."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November





