BNPPDT Siapkan Program Bangun Beranda Negeri, Identifikasi Kebutuhan Infrastruktur Perbatasan

AKURAT.CO Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) menyiapkan program Bangun Beranda Negeri untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur di kawasan perbatasan dan daerah terpencil. Program ini diarahkan untuk menghimpun kebutuhan pembangunan di daerah sebagai dasar penentuan prioritas penanganan.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNPPDT, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam pengarahan secara daring bersama para Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kantor Sekretariat Tetap BNPPDT, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Maruli menjelaskan, program Bangun Beranda Negeri akan mencakup pendataan kebutuhan infrastruktur dasar, antara lain pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, serta fasilitas penunjang lainnya.
Baca Juga: Kepala BNPPDT Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Termanu dan Kapsali
"Tadi kami diskusi bahwa nanti BNPPDT ini punya program Bangun Beranda Negeri. Jadi, didata di daerah-daerah itu perlu jembatan berapa, perlu air bersih berapa, perlu apa kira-kira fasilitas lain yang bisa kita kerjakan bersama," ujar Maruli.
Selain menyiapkan program tersebut, BNPPDT juga mengidentifikasi sejumlah persoalan fasilitas di kawasan perbatasan yang dinilai dapat segera diselesaikan. Maruli meminta jajarannya menindaklanjuti berbagai kendala yang tidak memerlukan penanganan kompleks agar pelaksanaannya dapat dimulai pada tahun depan.
"Banyak hal tadi yang saya kira bisa segera kita selesaikan. Permasalahan-permasalahan yang saya kira tidak terlalu rumit, ya. Masalah fasilitas-fasilitas dan lain sebagainya, mudah-mudahan di tahun depan kita bisa segera eksekusi," kata Maruli.
Di luar kebutuhan infrastruktur, pengelolaan sampah dan ketersediaan listrik turut menjadi perhatian BNPPDT. Maruli menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan aspek legalitas penggunaan insinerator sebagai salah satu alternatif penanganan sampah di kawasan perbatasan.
Maruli juga menegaskan bahwa perubahan nomenklatur BNPP menjadi BNPPDT membawa perluasan cakupan tugas dan tanggung jawab lembaga. Pengelolaan kawasan perbatasan kini tidak hanya berfokus pada operasional PLBN, tetapi juga mencakup pembangunan wilayah dan pengembangan daerah terpencil.
Sejalan dengan perluasan tugas tersebut, BNPPDT perlu memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Maruli secara khusus meminta seluruh Kepala PLBN menjalin koordinasi dengan Komandan Distrik Militer (Dandim) di wilayah masing-masing. Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mengidentifikasi persoalan sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan sesuai kebutuhan kawasan perbatasan.
Melalui program Bangun Beranda Negeri, BNPPDT menyiapkan langkah identifikasi kebutuhan pembangunan yang lebih terarah, mulai dari infrastruktur dasar hingga fasilitas pendukung masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan dan mendukung kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan dan daerah terpencil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








