Usai Tumbangkan Jake Paul, Anthony Joshua Dalam Dilema: Pilih Gelar Juara Dunia atau Tyson Fury?
Leo Farhan | 26 Desember 2025, 14:48 WIB

AKURAT.CO, Kemenangan meyakinkan Anthony Joshua atas Jake Paul baru-baru ini membuka jalan lebar menuju duel "blockbuster" yang paling dinanti publik Inggris melawan Tyson Fury.
Meski demikian, peraih dua kali gelar juara dunia kelas berat itu kini berada di persimpangan jalan setelah mendapat tawaran menggiurkan untuk memperebutkan sabuk juara dunia dalam waktu dekat.
Anthony Joshua, yang mengakhiri masa vakum 15 bulannya dengan menghentikan perlawanan Jake Paul di ronde keenam, telah menyusun rencana matang untuk tahun 2026.
Petinju yang akrab disapa "AJ" ini diproyeksikan kembali naik ring pada Februari mendatang. Kemenangan di laga tersebut disebut-sebut akan menjadi karpet merah menuju bentrokan besar kontra Tyson Fury di paruh kedua tahun depan.
Hingga saat ini, nama petarung asal Belanda sekaligus mantan rekan sparring Fury, Rico Verhoeven, muncul sebagai kandidat kuat lawan Joshua di bulan Februari. Namun, dinamika berubah setelah promotor Queensberry, Frank Warren, melontarkan tawaran provokatif.
Frank Warren menyatakan kesiapannya untuk mempertemukan Joshua dengan pemegang sabuk juara dunia kelas berat WBO yang baru, Fabio Wardley. Jika Joshua bersedia, duel ini berpotensi menambah gengsi laga kontra Fury.
"Lawan Fabio Wardley, lakukan besok, tanda tangani besok. Jika dia (Joshua) setuju, saya akan datang ke rumahnya sekarang juga. Bahkan di hari Natal pun saya akan ke sana untuk merampungkan kesepakatan," ujar Warren dikutip Boxing News.
Warren menilai Joshua tidak perlu membuang waktu jika memang ambisinya adalah kembali menjadi juara dunia. Namun, ia juga memberikan peringatan keras terkait risiko yang menghantui AJ.
"Jika Anda ingin menunggu Tyson, silakan tunggu. Tapi satu hal yang pasti, AJ tidak perlu melawan petarung dengan pukulan keras (seperti Wardley) jika ia tidak ingin merusak peluang duel besar melawan Tyson," sindir Warren.
Di sisi lain, promotor Joshua, Eddie Hearn, sebelumnya mengakui bahwa memperebutkan gelar juara dunia adalah prioritas kliennya. Namun, faktor nilai ekonomi tetap menjadi pertimbangan utama.
Menghadapi lawan tangguh di bulan Februari dianggap sangat berisiko bagi Joshua. Karena kekalahan akan menghancurkan nilai jual duel kontra Fury yang bernilai jutaan Poundsterling.
Kini bola panas ada di tangan Anthony Joshua: mengambil jalan pintas menuju gelar juara dunia melawan Wardley, atau bermain aman demi memastikan mega-fight kontra Tyson Fury tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







