Akurat Logo

Tegas, Bahlil Ogah Kasih Murah Ekspor Listrik ke Singapura: Danantara Jangan Mau Dilobi

Moehamad Dheny Permana | 2 November 2026, 23:49 WIB
Tegas, Bahlil Ogah Kasih Murah Ekspor Listrik ke Singapura: Danantara Jangan Mau Dilobi
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, memastikan ekspor listrik ke Singapura terealisasi apabila pembeli mengikuti skema harga yang ditentukan Indonesia. - Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan bahwa rencana ekspor listrik ke Singapura hanya akan terealisasi apabila pihak pembeli bersedia mengikuti skema harga yang telah dihitung oleh Indonesia.

Jika tidak ada kesepakatan harga yang menguntungkan, pasokan listrik akan sepenuhnya dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri.

Penegasan tersebut disampaikan Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Ia mengingatkan agar Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tidak terpengaruh upaya lobi pihak tertentu yang ingin menurunkan nilai jual listrik tersebut.

"Yang pertama kita perhatikan harus saling menguntungkan. Kalau harganya belum cocok, kita tidak bisa. Karena itu saya minta Danantara tidak boleh dilobi untuk mau mengikuti, agar harga bisa turun," jelas Bahlil, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Baca Juga: Bahlil Lapor ke Presiden Soal Progres Listrik Desa hingga Pabrik Baterai CATL-Antam

Kementerian ESDM telah merampungkan perhitungan resmi mengenai tarif ekspor listrik. Oleh karena itu, besaran harga yang sudah ditetapkan tidak boleh goyah akibat tekanan eksternal.

Meski demikian, opsi ekspor tetap terbuka selama Singapura memenuhi nilai keekonomian yang diajukan Indonesia.

"Selama harganya cocok, ikuti harga kita, memungkinkan dong. Tapi kalau harganya tidak cocok, kami akan memprioritaskan untuk kebutuhan di dalam negeri," ujar Bahlil.

Ia menekankan bahwa pemenuhan konsumsi listrik domestik merupakan prioritas utama sebelum membuka keran penjualan energi ke luar negeri.

Sebelumnya, Bahlil juga telah menyatakan bahwa Indonesia belum akan melakukan pengiriman listrik ke Singapura dalam waktu dekat karena cadangan energi nasional masih sangat dibutuhkan di dalam negeri.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.