Pemerintah Dorong UMKM RI Tembus Rantai Pasok Global Lewat APEC

AKURAT.CO Indonesia mendorong penguatan integrasi ekonomi kawasan Asia Pasifik agar manfaat perdagangan dan perkembangan teknologi tidak hanya dinikmati negara maju, tetapi juga dapat dirasakan negara berkembang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengatakan, keterlibatan UMKM dalam rantai nilai regional dan global menjadi salah satu hal penting yang perlu diperkuat melalui kerja sama ekonomi di kawasan Asia Pasifik.
Hal tersebut disampaikan Budi dalam Sesi ke-2 Pertemuan Tingkat Menteri ke-37 Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik atau 37th APEC Ministerial Meeting (AMM) yang digelar secara daring pada Selasa malam (3/11/2026).
Baca Juga: UMKM RI Bidik Pasar Digital 57 Negara OKI
"Kita perlu memperkuat partisipasi mereka dalam rantai nilai regional dan global agar keduanya dapat melangkah melalui cakupan dari lokal menuju global. Mari kita bersama-sama memastikan integrasi ekonomi dapat menghasilkan peluang pertumbuhan baru yang inklusif dan berkelanjutan bagi kawasan," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Menurut Budi, integrasi ekonomi kawasan perlu diikuti dengan penguatan kerja sama perdagangan dan investasi. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan konektivitas antar negara sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok di kawasan Asia Pasifik.
Di sisi lain, perkembangan teknologi digital, inovasi, dan industri hijau juga dinilai membuka peluang baru untuk meningkatkan produktivitas serta menciptakan pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.
Karena itu, Indonesia mendorong agar transformasi ekonomi kawasan dapat memberikan kesempatan yang lebih merata, termasuk bagi UMKM dan negara berkembang yang masih menghadapi keterbatasan kapasitas untuk bersaing di pasar internasional.
Budi menegaskan, komitmen Indonesia dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan dilakukan melalui implementasi Putrajaya Vision 2040 dan pengembangan Free Trade Area of the Asia-Pacific (FTAAP).
Kedua inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperdalam integrasi ekonomi di kawasan Asia Pasifik.
Untuk mendukung agenda tersebut, Indonesia mendorong APEC memperkuat kerja sama konkret melalui riset kebijakan, pemetaan pasokan (stocktaking), pertukaran informasi, hingga peningkatan kapasitas antarnegara anggota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit









