Mendag Busan Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Strategi Terpadu

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar ekspor melalui berbagai strategi sinergis. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan) dalam pelepasan ekspor perdana CV Rumah Jeddiah ke Kuwait, Selasa (3/6/2025), di Surabaya.
Menurut Mendag Busan, Kementerian Perdagangan telah mengembangkan sejumlah program untuk memperluas akses pasar internasional bagi UMKM. Di antaranya melalui pitching bisnis, business matching, promosi pameran internasional, dan penguatan jaringan perwakilan dagang RI di luar negeri.
“Sejak awal 2025, kami rutin menggelar business matching dengan perwadag di berbagai negara. Hingga Mei 2025, tercatat 466 pelaku usaha telah terlibat dan mencatatkan potensi transaksi sebesar USD68,65 juta,” jelas Mendag dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Baca Juga: Kemendag Sebut Refund Tiket Konser Day6 Baru 47 Persen
Tidak hanya menyasar pasar luar negeri, penguatan UMKM juga dilakukan di dalam negeri lewat kerja sama dengan e-commerce dan jaringan ritel modern. Program Bangga, Bela, Beli Produk Indonesia turut menjadi kampanye utama untuk mendorong konsumen dalam negeri mencintai produk lokal.
Mendag Busan menambahkan, kualitas menjadi kunci utama dalam memperluas akses pasar.
“Produk harus punya kualitas yang mampu bersaing. Tidak cukup hanya kreatif, tapi juga kompetitif secara global,” tegasnya.
Langkah strategis lain yang dilakukan pemerintah adalah mendorong pelaku UMKM untuk menyesuaikan produknya dengan kebutuhan pasar global. Dalam hal ini, fasilitasi penjenamaan (branding) produk ekspor menjadi prioritas.
Pada kuartal I 2025, ekspor alas kaki Indonesia ke dunia tercatat mencapai USD1,89 miliar, menjadikan Indonesia sebagai eksportir terbesar ke-6 dunia dalam sektor ini. Pada 2024, ekspor produk alas kaki mencapai USD7,08 miliar dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 8,51% selama lima tahun terakhir.
Baca Juga: Kemendag Dorong UMKM Perempuan Go Global Lewat Digitalisasi dan Akses Ekspor
Khusus ke Timur Tengah, ekspor alas kaki Indonesia pada 2024 tercatat USD9,71 miliar. Kuwait menjadi mitra strategis dengan nilai perdagangan bilateral mencapai USD547,53 juta, di mana ekspor Indonesia menyumbang USD218,31 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Mendag Busan didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Iwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








