Hidup Susah Karena Tak Punya Pekerjaan, Aset Milik Teddy Pardiyana Dikuasai Keluarga Sule

AKURAT.CO, Kondisi suami almarhumah Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana, saat ini cukup memprihatinkan setelah lama tak terdengar kabarnya. Kini ia hidup kesusahan dan miskin bersama si kecil Bintang di Banjaran, Bandung, Jawa Barat.
Kuasa hukum Teddy, Wati Trisnawati mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan kliennya tak memiliki pekerjaan alias menganggur saat ini. Sementara duit tabungannya semakin menipis setelah dipakai terus menerus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurut Wati, kondisi Teddy saat ini dapat membuktikan kalau kliennya tidak menguasai harta peninggalan milik Lina. Namun sebaliknya, aset Teddy berupa kos-kosan dikuasai anak-anak Lina dari pernikahannya dengan Sule.
"Kos-kosan di Bojongsoang saat ini malah dikuasai oleh pihak sana. Pak Teddy tidak menikmati aset tersebut. Pak Teddy tidak pernah mendapat uang kos-kosan dari aset tersebut," kata Wati dikutip dari chanel YouTube Cumi-cumi, Senin (1/11/2021).
Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan itu dapat dibuktikan kalau aset-aset tersebut adalah milik Teddy.
Sebab, kata dia, semua surat legal yang mendukung kepemilikan aset milik Teddy telah dikantongi.
"Kos-kosan tersebut mutlak milik Pak Teddy, berdasarkan PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) kwitansi jual beli, BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dengan pihak penjual," ungkapnya.
"Itu ada kok semua buktinya, tapi sayangnya aset tersebut kok sekarang dikuasi oleh pihak sana," sambungnya.
Setelah Lina Jubaedah meninggal dunia, Teddy dan anak-anak almarhumah mantan istrinya dari pernikahan dengan Sule memang sempat terjadi perebutan harta warisan.
Teddy bahkan dilaporkan ke polisi atas tuduhan penggelapan aset oleh Rizky Febian, anak sulung Lina dan Sule. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November



