Cara Aman Berkendara Motor Lewat Jalan Rusak dan Berlubang, Bikers Wajib Tahu

AKURAT.CO Situasi lalu lintas dan medan yang beragam, membuat pengendara sepeda motor harus siap segala macam kondisi. Sebab, tidak selamanya jalan yang dilalu mulus, ada juga yang rusak dan berlubang.
Saat melewati jalan dengan kondisi rusak dan berlubang, tentu tidak bisa sembarang. Pasalnya, jika asal melewati, maka berpotensi menyebabkan kecelakaan atau berdampak pada kerusakan komponen sepeda motor.
Untuk itu, untuk meminimalisir risiko terjatuh, kamu perlu memahami teknik berkendara di jalan rusak dan berlubang. Dilansir dari laman AHM, berikut teknik berkendara di jalan rusak dan berlubang.
Memahami Teknik Dasar Berkendara
Sebagai pengendara sepeda motor, jelas harus memiliki teknik dasar berkendara yang baik dan benar agar bisa melewati jalanan rusak dan berlubang dengan aman. Ada cara aman yang dapat dilakukan untuk melewati kondisi jalan tersebut.
Pertama, perhatikan kecepatan laju sepeda motor. Saat melihat adanya jalanan yang rusak dan berlubang di depan, segera turunkan kecepatan. Lalu, hindari pengereman yang mendadak dan jangan pindah jalur.
Lakukan pengereman dengan efektif hingga kecepatan sepeda motor berkurang sebanyak mungkin sebelum melewati lubang. Setelah pengereman dilakukan dan roda sudah memasuki lubang, segera lepas tuas rem dan biarkan motor melaju tanpa hambatan.
Jika tuas rem tetap ditarik dan roda bertemu dengan sudut lubang, maka momentum benturan saat masuk ke lubang akan langsung diterima oleh pelek dan suspensi.
Saat suspensi tidak mampu meredam benturan tersebut, pelek bisa menjadi rusak. Namun, jika tidak direm, maka benturan yang diterima ketika melewati lubang tersebut menjadi rotasi.
Terapkan Riding Position
Untuk posisi badan saat melewati jalan berlubang dan rusak, kamu bisa tiru gaya berkendara off road, yaitu dengan sedikit berdiri. Tujuannya agar pegangan di setang dan posisi tubuh bisa tetap stabil. Jadi, penguasaan terhadap motor masih maksimal. Posisi tersebut juga dapat meminimalisasi risiko terjadinya cedera pada pinggang dan punggung.
Menjaga jarak juga harus selalu diperhatikan oleh setiap pengendara sepeda motor. Saat melihat ada jalan rusak dan berlubang di depan, pengendara masih memiliki waktu untuk menghindar. Namun, jangan lupa juga untuk selalu mengecek spion dan memastikan keadaan sekitar aman untuk melakukan manuver seperti menghindar.
Untuk itu, sebaiknya tetap cari aman dengan menjaga kecepatan dan menjaga jarak dengan kendaraan lain, serta selalu sigap ketika sedang berkendara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November





