Akurat Logo

Mualem Temui Prabowo, Bahas Kepastian Hukum Bendera Aceh hingga Dana Eks Kombatan GAM

Moehamad Dheny Permana | 5 November 2026, 11:48 WIB
Mualem Temui Prabowo, Bahas Kepastian Hukum Bendera Aceh hingga Dana Eks Kombatan GAM
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

AKURAT.CO Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, untuk membahas sejumlah agenda krusial terkait masa depan pembangunan dan stabilitas di Aceh.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, serta Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi, yang ikut mengawal jalannya pembahasan.

Agenda utama yang diangkat dalam pertemuan tersebut berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan mendasar di Aceh. Salah satu poin paling krusial yang dibahas secara mendalam adalah, upaya percepatan penyelesaian dan kepastian hukum mengenai Bendera Aceh yang selama ini menjadi perhatian publik luas.

Baca Juga: Dukung Asta Cita Prabowo, Green Nagan Dorong Ekonomi Syariah dan UMKM Perkuat Kemandirian Aceh

"Dalam pertemuan tersebut, kami membahas sejumlah agenda penting Aceh, meliputi keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), penyelesaian dan kepastian hukum mengenai Bendera Aceh, dan penyelesaian status tanah wakaf Blang Padang," jelas Mualem melalui akun Instagram pribadinya @muzakirmanaf1964, dikutip Kamis (5/11/2026).

Selain isu simbol daerah, Mualem juga membawa aspirasi terkait kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat dan para pihak yang pernah terlibat dalam konflik masa lalu. Dalam kesempatan itu, dibahas secara khusus usulan alokasi dana abadi yang ditujukan bagi para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

"Kami juga membahas mengenai tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 terkait PATNA, percepatan tindak lanjut keputusan terkait Blok Rantau, serta usulan dana abadi bagi mantan kombatan GAM," jelasnya.

Baca Juga: 418 UMKM Aceh dan Sumut Masuk Program Pembiayaan Pascabencana

Menanggapi berbagai usulan dan aspirasi yang disampaikan oleh Pemerintah Aceh, Presiden Prabowo memberikan tanggapan yang sangat konstruktif.

Pertemuan tertutup tersebut ditutup dengan optimisme tinggi dari pihak Pemerintah Aceh, agar seluruh agenda strategis dapat segera terealisasi demi kemajuan daerah.

"Alhamdulillah, Bapak Presiden menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang kami sampaikan. Semoga pertemuan ini menjadi langkah positif bagi penyelesaian agenda strategis dan kemajuan Aceh ke depan," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.