Mualem Temui Prabowo, Bahas Kepastian Hukum Bendera Aceh hingga Dana Eks Kombatan GAM

AKURAT.CO Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menemui Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, untuk membahas sejumlah agenda krusial terkait masa depan pembangunan dan stabilitas di Aceh.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, serta Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi, yang ikut mengawal jalannya pembahasan.
Agenda utama yang diangkat dalam pertemuan tersebut berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan mendasar di Aceh. Salah satu poin paling krusial yang dibahas secara mendalam adalah, upaya percepatan penyelesaian dan kepastian hukum mengenai Bendera Aceh yang selama ini menjadi perhatian publik luas.
Baca Juga: Dukung Asta Cita Prabowo, Green Nagan Dorong Ekonomi Syariah dan UMKM Perkuat Kemandirian Aceh
"Dalam pertemuan tersebut, kami membahas sejumlah agenda penting Aceh, meliputi keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus), penyelesaian dan kepastian hukum mengenai Bendera Aceh, dan penyelesaian status tanah wakaf Blang Padang," jelas Mualem melalui akun Instagram pribadinya @muzakirmanaf1964, dikutip Kamis (5/11/2026).
Selain isu simbol daerah, Mualem juga membawa aspirasi terkait kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat dan para pihak yang pernah terlibat dalam konflik masa lalu. Dalam kesempatan itu, dibahas secara khusus usulan alokasi dana abadi yang ditujukan bagi para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
"Kami juga membahas mengenai tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 terkait PATNA, percepatan tindak lanjut keputusan terkait Blok Rantau, serta usulan dana abadi bagi mantan kombatan GAM," jelasnya.
Baca Juga: 418 UMKM Aceh dan Sumut Masuk Program Pembiayaan Pascabencana
Menanggapi berbagai usulan dan aspirasi yang disampaikan oleh Pemerintah Aceh, Presiden Prabowo memberikan tanggapan yang sangat konstruktif.
Pertemuan tertutup tersebut ditutup dengan optimisme tinggi dari pihak Pemerintah Aceh, agar seluruh agenda strategis dapat segera terealisasi demi kemajuan daerah.
"Alhamdulillah, Bapak Presiden menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang kami sampaikan. Semoga pertemuan ini menjadi langkah positif bagi penyelesaian agenda strategis dan kemajuan Aceh ke depan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








