Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 1 Juni 2026

AKURAT.CO Bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah sunnah atau mencocokkan penanggalan, mengetahui konversi kalender sangatlah penting.
Hari ini bertepatan juga dengan peringatan Hari Lahir Pancasila di Indonesia.
Agar jadwal ibadah Anda tidak keliru, mari kita cek kepastian tanggal Hijriah hari ini berdasarkan ketetapan resmi yang berlaku.
Tanggal Berapa Hijriah Hari Ini?
Berdasarkan kalender Islam resmi tahun 2026, hari Senin 91/6/2026), bertepatan dengan tanggal 15 Dzulhijjah 1447 H.
Bulan Juni 2026 ini menjadi momen transisi penanggalan Islam yang sangat penting.
Umat Muslim di Indonesia tidak hanya menyelesaikan bulan Dzulhijjah 1447 H saja, melainkan juga akan menyambut pergantian tahun baru Islam menuju 1 Muharram 1448 H yang diperkirakan jatuh pada pertengahan bulan Juni ini.
Perbandingan Versi Kemenag RI dan Muhammadiyah
Perbedaan penanggalan Islam di Indonesia sering kali terjadi pada awal bulan krusial seperti Ramadan atau Syawal. Namun, bagaimana dengan tanggal 1 Juni 2026 ini? Berikut adalah rincian perbandingan dari kedua pihak:
1. Versi Kementerian Agama (Kemenag) RI
Kementerian Agama RI menyusun kalender Hijriah dengan mengombinasikan metode hisab (perhitungan astronomis) dan konfirmasi lewat rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit baru).
Berdasarkan kalender resmi satu bulanan yang dirilis oleh Kemenag untuk periode tahun 2026, tanggal 1 Juni 2026 secara sah ditetapkan masuk ke dalam 15 Dzulhijjah 1447 H.
2. Versi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah
Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang berbasis hisab hakiki wujudul hilal.
Merujuk pada maklumat dan sistem penanggalan terbaru mereka, keputusan Muhammadiyah selaras dengan pemerintah.
Pada hari Senin (1/6/2026), Muhammadiyah juga menetapkannya sebagai 15 Dzulhijjah 1447 H.
Untuk tanggal 1 Juni 2026, tidak ada perbedaan antara versi Pemerintah (Kemenag) maupun Muhammadiyah. Keduanya kompak menetapkan hari ini sebagai pertengahan bulan Dzulhijjah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








