Korlantas Catat Penurunan Kecelakaan Nasional 2025, Korban Meninggal Turun Signifikan

AKURAT.CO Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat tren positif dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Data menunjukkan jumlah kecelakaan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 150.096 kejadian kecelakaan lalu lintas.
Angka tersebut turun menjadi 141.608 kejadian pada 2025 atau menurun sebesar 6,16 persen, setara dengan 9.298 kejadian.
“Kami laporkan bahwa kecelakaan lalu lintas tahun 2024 sebanyak 150.096 kejadian, kemudian pada 2025 turun menjadi 141.608 kejadian. Artinya, ada penurunan 6,16 persen atau 9.298 kejadian,” ujar Agus dalam keterangannya yang dikutip dari laman Korlantas Polri, Jumat (2/1/2026).
Selain menurunnya jumlah kecelakaan, Korlantas Polri juga berhasil menekan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Pada tahun 2024, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 26.839 orang.
“Korban meninggal dunia pada 2024 sebanyak 26.839 orang. Pada 2025, kami berhasil menurunkannya sebesar 19,8 persen atau sekitar 5.122 orang,” jelasnya.
Baca Juga: Naik Terus, Aktivasi Coretax WPOP Tembus 75,8 Persen
Agus menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari perubahan pendekatan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pendekatan yang lebih humanis, komunikasi yang baik, serta kedekatan dengan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
“Tentunya cara bertindak yang humanis, dekat dengan masyarakat. Kami tidak ingin masyarakat benci dengan kami. Karena itu kami harus mendekat, berkomunikasi, dan merangkul,” katanya.
Ia menambahkan, ribuan nyawa yang berhasil diselamatkan merupakan hasil dari berbagai upaya edukatif dan pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran Polantas di lapangan.
Perubahan paradigma Polri untuk melayani, bukan dilayani, menjadi faktor penting dalam menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban.
“Yang seharusnya meninggal tidak jadi meninggal karena upaya-upaya edukatif. Penurunan ini cukup signifikan dan berkaitan erat dengan perubahan Polri untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







