Google Search Kini Punya Badge Profil yang Bisa Dipasang di Situs, Ini Caranya

AKURAT.CO Google menghadirkan fitur baru untuk pemilik Search Profile yang ingin menambahkan badge profil Google Search ke situs web. Badge tersebut membantu pengunjung menemukan dan mengikuti profil pengguna langsung melalui situs.
Fitur ini sebelumnya belum disebutkan secara khusus dalam pengumuman Google terkait pembaruan Search Profile. Badge dapat digunakan setelah pengguna mengklaim Search Profile, sebagaimana dikutip dari situs resmi Google, Senin (21/9/2026).
Dengan badge tersebut, pemilik profil dapat mengarahkan audiens situs untuk menemukan konten di berbagai platform. Fitur ini menjadi salah satu cara bagi pengguna untuk menghubungkan situs web dengan keberadaan profilnya di Google Search.
Cara Menambahkan Badge Google Search Profile
Setelah Search Profile diklaim, pengguna dapat menambahkan badge ke situs dengan memperhatikan beberapa cara berikut:
1. Gunakan ukuran yang mudah disentuh
Pastikan area klik berukuran minimal 48 × 48 dp di Android dan 44 × 44 piksel di iOS serta web.
2. Jaga tampilan ikon
Aset resmi Google, termasuk ikon Super G dan tombol Search Profile, tidak boleh diregangkan, diputar, diubah bentuk, atau warnanya.
3. Gunakan gaya ikon yang konsisten
Jangan mencampurkan badge monokrom dengan badge berwarna. Jika memakai ikon monokrom, gunakan ikon G versi monokrom.
4. Bedakan dengan Preferred Sources
Jika kedua badge digunakan bersama, tombol Search Profile dengan label sebaiknya dibuat lebih menonjol agar mudah dibedakan dari Preferred Sources badge.
5. Hindari ikon Super G tanpa label
Google tidak menyarankan penggunaan ikon Super G untuk Search Profile ketika ditempatkan berdampingan dengan Preferred Sources badge.
Badge ini membantu pemilik Search Profile menghubungkan audiens situs dengan profil di Google Search. Pengguna juga perlu mengikuti panduan Google agar tampilannya tetap jelas dan nyaman dilihat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November




