Korea Selatan Targetkan Bangun Pangkalan di Bulan pada Tahun 2045

AKURAT.CO Korea Selatan mengumumkan rencana ambisiusnya untuk membangun pangkalan di bulan pada tahun 2045. Ini merupakan bagian dari peta jalan eksplorasi luar angkasa yang dirilis oleh Administrasi AeroSpace Korea (KASA).
Dikutip dari Space, Selasa (22/7/2025), peta jalan ini mencakup lima misi utama. Misi tersebut meliputi eksplorasi orbit rendah Bumi, gravitasi mikro, bulan, serta ilmu matahari dan luar angkasa.
KASA yang berdiri tahun lalu bertujuan mengembangkan teknologi pendaratan di bulan. Lembaga ini juga fokus membangun kemampuan eksplorasi permukaan bulan secara mandiri.
Salah satu fokus utama KASA adalah memanfaatkan sumber daya bulan seperti es air untuk mendukung misi luar angkasa. Teknologinya sudah diuji lewat prototipe penjelajah di bekas tambang batubara di Korea Selatan.
Korea Selatan memulai misi bulan pada tahun 2022 dengan meluncurkan orbiter pertamanya, Korea Pathfinder Lunar Orbiter (Danuri), lewat roket SpaceX Falcon 9. Wahana ini masih aktif dan terus mengumpulkan data penting tentang bulan.
Awalnya, Korea Selatan menargetkan pengiriman robot pendarat ke bulan pada 2032. Kini, target diperluas dengan rencana membangun pendarat canggih pada 2040 sebagai langkah menuju pangkalan bulan 2045.
Ambisi ini menempatkan Korea Selatan sejajar dengan negara-negara besar lainnya. Amerika Serikat, melalui program Artemis NASA, juga menargetkan pembangunan pos luar angkasa di bulan.
Sementara itu, Cina, Rusia dan India juga merancang rencana serupa. India bahkan menargetkan pembangunan pangkalan bulan pada 2047.
Tidak hanya bulan, KASA juga menargetkan pendaratan pertama di Mars pada 2045. Korea Selatan pun kian serius menjadi pemain utama di eksplorasi luar angkasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







