Mensos Prioritaskan Pembangunan Dua Sekolah Rakyat di Nabire

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), menjadi prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menerima audiensi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta.
"Untuk Pak Gubernur, kita harus bantu, yang bisa sesuai tugas kami, ini program strategis Bapak Presiden, daerah 3T itu kita prioritaskan," kata Gus Ipul, dikutip Selasa (3/11/2026).
Baca Juga: Mensos Pastikan Siswa Korban Perundungan di Sekolah Rakyat Kembali Bersekolah
Wilayah 3T menjadi salah satu prioritas pembangunan Sekolah Rakyat, sesuai dengan target pemerintah untuk membangun minimal satu gedung Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten/kota. Masing-masing sekolah diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
"Kalau (milik) provinsi yang sekolah di situ, dari berbagai kabupaten/kota bisa diambil. Tapi kalau yang milik kabupaten, hanya untuk warga kabupaten setempat," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, mengusulkan dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Nabire. Kedua lokasi tersebut masing-masing berada di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan lahan milik Pemerintah Kabupaten Nabire.
"Jadi di Nabire itu dua (titik) Pak. Bupati Nabire siapkan 10 hektare, sementara provinsi siapkan 9 hektare," kata Meki.
Baca Juga: Kementerian PU Terapkan BIM untuk Perkuat Pengawasan Sekolah Rakyat Tahap II
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Nabire memiliki peran penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Selain itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas penyelenggaraan program Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menanggapi usulan tersebut, Gus Ipul menyampaikan dukungannya kepada Gubernur Papua Tengah untuk melengkapi syarat yang diperlukan dan segera mengusulkan lahan, agar Sekolah Rakyat permanen dapat segera dibangun di Kabupaten Nabire.
"Kirim surat, diajukan, syaratnya dipenuhi. Nanti yang pertama itu tingkat kemiringannya harus clear, yang kedua dukungan air bersihnya siap, listriknya siap, jalan ke arah situ siap. Pokoknya syarat-syaratnya ada nanti dari Kementerian PU. Kita kawal, kita dampingi ini," tutup Gus Ipul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







