Gibran Pastikan Pemerataan Layanan Pendidikan di SMAN 1 Mamasa dan SDN Samak Mamuju

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau SMA Negeri 1 Mamasa di Kabupaten Mamasa dan SD Negeri Samak di Desa Bebanga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, untuk melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan sekaligus memastikan kebutuhan kegiatan belajar mengajar di daerah mendapat perhatian pemerintah.
Di SMA Negeri 1 Mamasa, Gibran meninjau perkembangan revitalisasi bangunan sekolah yang tengah dilakukan dan berkesempatan berdialog dengan Ketua OSIS SMA Negeri 1 Mamasa, Deswita Maharani T. Karaeng mewakili para siswa lainnya.
Saat dialog bersama Ketua OSIS, dia menerima aspirasi mengenai kebutuhan fasilitas sekolah. Deswita menyampaikan bahwa sekolahnya masih membutuhkan sejumlah fasilitas penunjang kegiatan belajar dan pengembangan minat bakat siswa, mulai dari perlengkapan olahraga hingga alat musik untuk ruang seni.
Baca Juga: Kawal Program Bedah Rumah untuk Warga Mamuju, Gibran Tekankan Sanitasi dan Kesehatan Berkualitas
"Jadi, di sini saya ingin menyampaikan aspirasi dari teman-teman sekalian tentang fasilitas sekolah yang masih kurang di sekolah kami, Pak. Pertama itu ada fasilitas olahraga, seperti net kemudian ring basket. Kemudian yang kedua itu ada fasilitas untuk ruang seni. Jujur sekali, Pak, fasilitas untuk ruang seni itu masih sangat kurang, terutama untuk alat musik modern," ujar Deswita, Selasa (3/11/2026).
Menanggapi aspirasi tersebut, Gibran menyampaikan bahwa kondisi bangunan sekolah akan diperbaiki melalui program revitalisasi. Dia juga meminta agar kebutuhan fasilitas yang disampaikan para siswa, termasuk alat musik, perlengkapan olahraga, dan fasilitas musala, turut diperhatikan.
"Kurang banget, ini rusak. Makanya kita ke sini ya. Nanti kita revitalisasi ya. Saya mohon maaf ya, ini sekolahnya sampai seperti ini. Katanya dari tahun 80. Nanti kita perbaiki ya," ucap Gibran.
Dia juga memastikan perbaikan bangunan sekolah akan dilanjutkan, termasuk pemenuhan kebutuhan fasilitas penunjang siswa. "Iya, gedungnya nanti kita perbaiki, ya. Kemarin baru dicicil berapa gedung? Tiga gedung. Nanti kita perbaiki, ya. Sama alat musik, alat olahraga, sama yang musala," lanjutnya.
Baca Juga: Bertemu Gibran, Mahasiswa di Mamasa Minta Dibangun Kampus Negeri hingga Perbaikan Desil
Saat mengunjungi SD Negeri Samak pun, Gibran melihat kondisi sarana dan prasarana sekolah serta berinteraksi langsung dengan para guru dan siswa. Dari peninjauan tersebut, dia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan agar seluruh anak Indonesia, termasuk yang berada di luar Pulau Jawa, memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas.
"Pemerintah terus berupaya menghadirkan pembangunan layanan pendidikan yang lebih merata," ujarnya.
Dia menegaskan, setiap anak Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang, tanpa terkendala lokasi maupun keterbatasan fasilitas pendidikan. Karena itu, pemerataan pembangunan sektor pendidikan perlu terus diperkuat hingga menjangkau berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa






