Menko PM Dorong Kawasan Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi Lewat Program 1001 Pasar Rakyat

AKURAT.CO Pemerintah mendorong kawasan perumahan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dikembangkan sebagai ekosistem ekonomi yang membuka ruang bagi UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk tumbuh bersama.
Menurut Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kawasan perumahan memiliki potensi besar karena di dalamnya terdapat komunitas, aktivitas warga, fasilitas publik, serta ruang yang dapat dioptimalkan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.
"Visi 1001 Pasar Rakyat itu ya seperti ini. Bagaimana agar fasilitas publik atau fasilitas perumahan atau fasilitas pemerintah pusat, pemerintah daerah dioptimalkan daya gunanya, terutama di posisi-posisi strategis untuk menggerakkan dan menumbuhkan ekonomi," jelasnya, saat menghadiri kegiatan 1001 Pasar Rakyat di Perumahan Vida, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Muhaimin mengatakan, 1001 Pasar Rakyat menjadi salah satu instrumen untuk mengaktifkan ruang tersebut.
Pasar rakyat tidak sekadar tempat transaksi atau kegiatan sementara, tetapi menjadi titik temu antara UMKM dan konsumen yang kemudian dapat berkembang menjadi ekosistem ekonomi di dalam kawasan.
Baca Juga: Kemenko PM Perkuat Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Pengemudi Ojol Tuli
Perumahan menunjukkan bagaimana ruang kawasan dapat dikelola secara kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Aktivitas pasar yang rutin dapat membuka akses konsumen bagi pelaku UMKM sekaligus mendorong munculnya berbagai kegiatan usaha lainnya.
"Inilah bukti bahwa semua bisa naik kelas asal terbangun ekosistemnya. Tugas pemerintah harus terus mendorong, membantu, terutama berkolaborasi dengan semua pihak agar UMKM kita yang luar biasa, salut, hormat, cinta, bangga kita kepada UMKM-UMKM kita yang punya fighting spirit, daya tahan yang tangguh,," jelasnya.
Menurut Muhaimin, dukungan terhadap UMKM juga harus berjalan bersama dengan penguatan koperasi, perlindungan sosial, dan ekonomi kreatif.
Pemerintah perlu memastikan UMKM tidak berjalan sendiri, tetapi mendapatkan ruang, akses, dan ekosistem yang memungkinkan mereka naik kelas.
"Makanya saya selalu memberikan dukungan dan terus-menerus UMKM kita ini karena mereka adalah orang-orang yang betul-betul memiliki kemandirian, daya tahan yang kuat," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







