Akurat Logo

Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'

Dian Eko Prasetio | 2 Oktober 2026, 14:41 WIB
Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. X/honda_team_asia

AKURAT.CO, Rangkaian tur benua Asia kejuaraan dunia Moto3 2026 resmi dimulai akhir pekan ini di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang, Jumat (2/10/2026) sampai Minggu (4/10/2026). 

Menatap balapan kandang yang sangat krusial bagi Honda Team Asia, sang Manajer Tim, Hiroshi Aoyama, memberikan instruksi tegas kepada dua pembalap mudanya, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani, untuk langsung tampil menekan sejak sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Jepang.

Bagi skuad Honda Team Asia, seri ke-16 ini merupakan momentum emas. Kedua pembalap rookie mereka sudah sangat mengenal seluk-beluk sirkuit teknis sepanjang 4,8 kilometer tersebut dari pengalaman berlaga di kejuaraan level junior sebelumnya.

Bahkan bagi Zen Mitani, balapan Moto3 Jepanh ini terasa kian spesial lantaran berlangsung di tanah kelahirannya sendiri.

Baca Juga: Moto3 Jepang: Kencang di Eropa, Veda Ega Pratama Incar Podium Pertama di 'Kandang' Honda

Sementara itu, Veda Ega Pratama juga mengantongi rekam jejak manis dengan catatan podium saat berlaga di Motegi pada ajang Talent Cup.

Hiroshi Aoyama: "Mereka Sangat Kenal Motegi, Tidak Ada Alasan!"

Mengingat pemahaman sirkuit yang sudah dikantongi kedua pembalap, Hiroshi Aoyama menegaskan tak ada alasan bagi timnya untuk terlambat panas di Motegi.

"Saya sangat bersemangat kembali ke Jepang dan memulai Tur Asia. Kami sangat menantikan balapan ini, terutama untuk para pembalap kami," kata Hiroshi Aoyama dari keterangan yang diterima Akurat.co.

"Mereka sangat mengenal Motegi dengan baik, dan saya berharap mereka berdua bisa memulai akhir pekan ini dengan kuat sejak FP1.

"Mereka memiliki pengalaman di sini dari kejuaraan sebelumnya, jadi tidak ada alasan. Kami ingin menjadi sebaik mungkin dan meraih hasil terbaik yang kami bisa."

Aoyama juga menilai bahwa karakter Sirkuit Motegi memiliki beberapa kemiripan teknis dengan Red Bull Ring, Austria, tempat di mana Veda Ega menyajikan aksi comeback spektakuler dari P19 hingga menembus P4 sebelum terkena sanksi penalti.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.