Moto3 Jepang: Tampil Agresif dan Naik Tujuh Posisi, Veda Ega Pratama Amankan Poin Penting di Motegi

AKURAT.CO Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan aksi comeback impresif pada balapan utama Moto3 GP Jepang 2026 di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026).
Mengawali balapan dari posisi start ke-18 usai sempat terjatuh pada babak Kualifikasi, rookie Honda Team Asia tersebut berhasil merangsek naik tujuh peringkat hingga menyentuh garis finis di posisi ke-11 (P11).
Keberhasilan menembus posisi 11 besar ini membuat Veda berhak membawa pulang tambahan lima poin berharga.
Hasil ini sekaligus membuktikan ketangguhan daya juang Veda dalam menghadapi tekanan di lintasan teknis sepanjang 4,8 kilometer tersebut.
Perjuangan Pantang Menyerah dari Grid Belakang
Memulai balapan dari grid ke-18 jelas bukan tugas yang mudah bagi Veda. Namun, berbekal ritme balap yang solid sejak sesi latihan bebas, pembalap asal Gunungkidul bernomor start 9 tersebut langsung tampil menyerang begitu lampu hijau menyala.
Baca Juga: Moto3 Jepang: Langsung ke Q2, Veda Ega Intip Peluang Amankan Podium di Motegi
Perlahan tapi pasti, Veda terus melibas sejumlah rival di depannya. Bahkan di paruh akhir balapan, ia terlibat persaingan sengit untuk mengamankan posisi 10 besar bersama kelompok pembalap yang dihuni Adrian Cruces dan rival asalnya dari Malaysia, Hakim Danish.
Veda akhirnya menyentuh garis finis di urutan ke-11 dengan catatan waktu 33 menit 06,664 detik (+21,120 detik dari pemenang balapan).
Hasil ini melengkapi aksi impresifnya dengan sukses "mengasapi" Hakim Danish yang finis persis di belakangnya pada P12.
Sementara itu, podium utama Moto3 GP Jepang 2026 berhasil diraih oleh David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) setelah memenangi duel sengit hingga garis finis atas Maximo Quiles dengan keunggulan tipis 0,046 detik.
Menjaga Tren Positif dan Peta Klasemen Sementara
Tambahan lima angka dari Motegi melanjutkan tren positif Veda yang konsisten mencetak poin. Pada seri sebelumnya di Red Bull Ring, Austria, Veda juga menyajikan aksi spektakuler merangsek dari P19 hingga P4, sebelum akhirnya finis P13 akibat sanksi double long-lap penalty.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







