Akurat Logo

Defisit Migas Turun, Neraca Dagang RI Tetap Surplus

Esha Tri Wahyuni | 3 November 2026, 07:00 WIB
Defisit Migas Turun, Neraca Dagang RI Tetap Surplus
Ilustrasi Neraca perdagangan dan Ekspor Impor

AKURAT.CO Surplus neraca perdagangan Indonesia pada September 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Meski ekspor nonmigas meningkat, perbaikan pada sektor migas ikut menopang kinerja perdagangan nasional setelah defisit komoditas tersebut menyusut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD3,36 miliar pada September 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan surplus Agustus 2026 yang mencapai USD3,55 miliar.

Berdasarkan data BPS yang dirilis Senin (2/11/2026), surplus perdagangan pada September terutama ditopang oleh kinerja neraca nonmigas yang tetap positif serta berkurangnya defisit perdagangan migas.

Baca Juga: Membaca Inflasi dan Neraca Perdagangan, Ekonomi Indonesia Masih Baik-Baik Saja?

Neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus sebesar USD5,67 miliar. Nilai tersebut didukung oleh ekspor nonmigas yang mencapai USD26,64 miliar, meningkat dari USD25,62 miliar pada Agustus 2026.

Kenaikan ekspor tersebut menunjukkan kontribusi komoditas berbasis sumber daya alam dan produk manufaktur masih menjadi penopang perdagangan Indonesia.

Sejumlah komoditas yang berkontribusi terhadap ekspor nonmigas antara lain lemak dan minyak hewani atau nabati, logam mulia, serta perhiasan dan permata.

Baca Juga: Outlook Neraca Perdagangan 2026: Ekspor Digenjot, Impor Dijaga

Produk manufaktur juga memberikan sumbangan melalui ekspor mesin dan perlengkapan elektrik beserta bagiannya, serta besi dan baja.

Dari sisi pasar, Tiongkok, Amerika Serikat, dan India masih menjadi negara tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia. Ketiga negara tersebut menjadi pasar penting bagi produk nasional.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.