Akurat Logo

Mengenal Yajuj dan Majuj, Kaum yang Muncul Menjelang Kiamat

Redaksi Akurat | 3 November 2026, 19:06 WIB
Mengenal Yajuj dan Majuj, Kaum yang Muncul Menjelang Kiamat
Mengenal Yajuj dan Majuj, Kaum yang Muncul Menjelang Kiamat

AKURAT.CO Yajuj dan Majuj merupakan dua kaum yang keberadaannya disebutkan dalam Al-Qur'an dan dikaitkan dengan tanda-tanda besar menjelang hari kiamat. Kisah keduanya juga berhubungan dengan seorang tokoh bernama Zulkarnain yang membangun sebuah tembok besar untuk menghalangi mereka.

Nama Yajuj dan Majuj mungkin sudah tidak asing bagi umat Islam. Namun, masih banyak yang penasaran mengenai siapa sebenarnya kedua kaum tersebut, bagaimana wujudnya, dan mengapa keberadaannya dikaitkan dengan akhir zaman.

Dikutip dari berbagai sumber, kisah Yajuj dan Majuj dapat ditemukan dalam Surah Al-Kahfi ayat 94–99 serta Surah Al-Anbiya ayat 96–97.

Dalam ayat tersebut, Yajuj dan Majuj digambarkan sebagai kaum yang melakukan kerusakan di bumi. Lantas, bagaimana kisah lengkapnya?

Baca Juga: Tanda-tanda Kiamat Sudah Dekat Bermunculan, Ini Menurut Islam

1. Siapa Yajuj dan Majuj?

Yajuj dan Majuj atau dikenal juga dengan nama Ya'juj dan Ma'juj merupakan dua kaum yang disebutkan dalam Al-Qur'an.

Kisah mereka bermula ketika Zulkarnain melakukan perjalanan hingga sampai di suatu wilayah yang berada di antara dua gunung. Di tempat tersebut, ia bertemu dengan sekelompok masyarakat yang meminta bantuan karena sering mendapatkan gangguan dari Yajuj dan Majuj.

Masyarakat tersebut menganggap Yajuj dan Majuj sebagai kelompok yang membawa kerusakan di wilayah mereka. Karena itu, mereka meminta Zulkarnain membuat sebuah penghalang agar kedua kaum tersebut tidak lagi mengganggu kehidupan mereka.

Kisah ini dijelaskan dalam Surah Al-Kahfi ayat 94.

2. Kisah Tembok Besar yang Dibangun Zulkarnain

Salah satu bagian paling menarik dari kisah Yajuj dan Majuj adalah pembangunan tembok besar oleh Zulkarnain.

Setelah mendengar permintaan masyarakat, Zulkarnain bersedia membantu membangun sebuah penghalang yang kuat. Ia kemudian meminta bantuan masyarakat untuk mengumpulkan potongan-potongan besi.

Potongan besi tersebut disusun untuk menutup celah di antara dua gunung. Setelah susunannya rata, Zulkarnain meminta agar besi dipanaskan hingga membara.

Selanjutnya, ia meminta tembaga cair untuk dituangkan di atas susunan besi tersebut. Proses ini menghasilkan penghalang yang sangat kuat.

Dalam Surah Al-Kahfi ayat 97 dijelaskan bahwa Yajuj dan Majuj tidak mampu memanjat ataupun melubangi penghalang tersebut.

Namun, dalam ayat berikutnya, Zulkarnain menjelaskan bahwa tembok itu tidak akan bertahan selamanya. Ketika janji Allah tiba, penghalang tersebut akan dihancurkan.

3. Bagaimana Wujud dan Ciri-Ciri Yajuj dan Majuj?

Banyak orang penasaran seperti apa sebenarnya bentuk fisik Yajuj dan Majuj. Bahkan, ada berbagai cerita yang beredar mengenai tinggi badan, warna kulit, hingga penampilan mereka.

Namun, Al-Qur'an tidak menjelaskan secara terperinci mengenai bentuk fisik kedua kaum tersebut.

Gambaran yang lebih jelas justru berkaitan dengan perilaku dan kemunculan mereka. Dalam Surah Al-Kahfi ayat 94, Yajuj dan Majuj digambarkan sebagai kaum yang melakukan kerusakan di bumi.

Sementara itu, Surah Al-Anbiya ayat 96 menjelaskan bahwa ketika penghalang mereka dibuka, mereka akan muncul dengan cepat dari berbagai tempat yang tinggi.

Dalam sejumlah hadis juga terdapat penjelasan mengenai jumlah mereka yang sangat banyak.

Karena itu, informasi mengenai bentuk fisik Yajuj dan Majuj yang sering beredar di masyarakat perlu disikapi dengan hati-hati. Sebab, tidak semua gambaran tersebut memiliki dasar yang jelas dalam Al-Qur'an maupun hadis.

4. Mengapa Yajuj dan Majuj Dikaitkan dengan Hari Kiamat?

Dalam ajaran Islam, kemunculan Yajuj dan Majuj termasuk salah satu tanda besar menjelang hari kiamat.

Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Anbiya ayat 96–97. Ketika penghalang mereka dibuka, Yajuj dan Majuj akan keluar dan menyebar dengan cepat dari berbagai tempat yang tinggi.

Kemunculan mereka juga dibahas dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW yang menceritakan peristiwa menjelang akhir zaman, termasuk rangkaian kejadian pada masa Nabi Isa AS.

Peristiwa ini menjadi salah satu gambaran mengenai kejadian besar yang akan berlangsung sebelum datangnya hari kiamat.

Meski begitu, manusia tidak mengetahui secara pasti kapan Yajuj dan Majuj akan muncul. Waktu terjadinya hari kiamat merupakan perkara yang hanya diketahui oleh Allah SWT.

Yajuj dan Majuj merupakan dua kaum yang disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai kelompok yang melakukan kerusakan di bumi. Kisah keduanya berkaitan dengan Zulkarnain yang membangun sebuah tembok besar untuk menghalangi mereka.

Dalam ajaran Islam, terbukanya penghalang tersebut menjadi salah satu tanda besar menjelang hari kiamat.

Meski banyak cerita mengenai wujud dan keberadaan Yajuj dan Majuj, tidak semuanya dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, penting untuk memahami kisah ini berdasarkan Al-Qur'an, hadis, dan penjelasan para ulama.

Primandha Rachma Auzia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R