Bos Instagram Beberkan Strategi Jadwal Posting agar Tak Burnout

AKURAT.CO Adam Mosseri, Kepala Instagram, telah menyampaikan pesan penting kepada para kreator soal jadwal posting. Lewat unggahan di channel resminya, ia menegaskan bahwa jadwal ideal bukan soal seberapa sering atau jam berapa, melainkan konsistensi yang realistis tanpa memicu burnout.
Mosseri menilai banyak kreator tertekan karena terpaku pada klaim 'jam posting terbaik' yang ramai beredar di internet. Padahal, pola seperti itu justru bisa menguras energi dan membuat kreator kehilangan semangat untuk terus berkarya.
"Jadwal posting yang optimal adalah jadwal yang benar-benar dapat Anda pertahankan tanpa kelelahan. Jika posting setiap hari membuat Anda stres, jangan lakukan itu," tulis Mosseri dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (24/2/2026).
Kenapa Konsistensi Lebih Penting?
Mosseri bahkan mencontohkan, "Saya lebih suka Anda posting dua kali seminggu selama dua tahun daripada setiap hari selama dua bulan lalu berhenti". Pernyataan ini menegaskan bahwa konsistensi jangka panjang lebih berdampak pada pertumbuhan audiens.
Pendekatan ini dinilai relevan karena algoritma Instagram cenderung memberi nilai lebih pada akun yang aktif secara stabil. Kreator yang menjaga ritme unggahan biasanya berpeluang meraih engagement.
Waktu Terbaik Posting: Data vs Praktik
Berbagai studi pihak ketiga masih memberikan insight waktu posting yang sering disebut optimal. Rata-rata data analitik menunjukkan bahwa:
- Engagement tinggi terjadi antara 9-11 pagi dan 6-8 malam pada hari kerja.
- Hari midweek seperti Rabu dan Kamis sering menjanjikan tingkat keterlibatan lebih tinggi dibanding akhir pekan.
Namun, Mosseri sendiri tidak menetapkan waktu baku seperti itu. Fokusnya lebih pada memilih jadwal yang cocok dengan ritme kreator dan audiensnya.
Implikasi bagi Kreator & Brand
Pesan Mosseri memberi dampak signifikan bagi strategi konten di Instagram:
1. Kurangi tekanan mengikuti 'jam posting viral' yang sering kali tidak sesuai dengan pola audiens lokal.
2. Gunakan alat analitik Instagram untuk memahami kapan pengikut Anda paling aktif.
3. Fokus pada kualitas dan ritme yang bisa dijalankan dalam jangka panjang, bukan sekadar kuantitas unggahan.
Di tengah persaingan konten digital, jadwal posting bukan sekadar soal jam terbaik, tetapi konsistensi yang bisa dijaga tanpa tekanan. Pesan Adam Mosseri menegaskan bahwa strategi berkelanjutan lebih penting daripada sekadar mengejar tren algoritma.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






