Pemkab Serang Buka Seleksi Beasiswa Magang dan Kerja ke Jepang, Kuota 513 Peserta

AKURAT.CO, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membuka seleksi Program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ke Jepang.
Program hasil kerja sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan Pemkab Serang ini menjadi peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh kesempatan magang dan bekerja di Jepang.
Seleksi offline mulai dilaksanakan pada Senin (2/11/2026) di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Menteri Desa PDT Yandri Susanto.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus membuka peluang kerja bagi pemuda daerah.
“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Desa yang telah bekerja sama dengan Pemkab Serang untuk memberikan beasiswa, khususnya bagi pemuda desa, agar bisa mengikuti magang dan selanjutnya bekerja di Jepang,” ujar Ratu Zakiyah.
Menurutnya, kesempatan belajar, magang, hingga bekerja di Jepang merupakan peluang luar biasa yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kabupaten Serang.
Ia menilai program tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan angka pengangguran yang masih menjadi tantangan daerah.
“Saya minta seluruh warga memanfaatkan program yang luar biasa ini. Di mana ada usaha dan kemauan, di situ ada jalan,” katanya.
Ratu Zakiyah juga meminta peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius. Proses seleksi meliputi administrasi, akademik, dan kesehatan. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti pendidikan dan pelatihan bahasa serta budaya Jepang.
Program ini menyediakan kuota sebanyak 513 peserta, dengan 419 di antaranya berasal dari Kabupaten Serang dan sisanya dari Kota Serang.
Bupati menegaskan kesempatan pendaftaran masih terbuka lebar. Pemkab Serang akan terus menyosialisasikan program tersebut melalui organisasi perangkat daerah (OPD) dan berbagai saluran informasi agar semakin banyak pemuda yang mengetahui peluang beasiswa tersebut.
“Kami akan masifkan sosialisasi melalui OPD strategis, sehingga informasi ini bisa sampai kepada masyarakat. Ini juga dalam rangka menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang,” ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Desa PDT Yandri Susanto menjelaskan program Beasiswa Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia telah diluncurkan sekitar tiga bulan lalu bersama Raffi Ahmad selaku Utusan Khusus Presiden.
Pada tahap awal, sebanyak 200 peserta dari berbagai daerah telah diberangkatkan. Program tersebut kini diperluas dengan memberikan kesempatan kepada kabupaten di seluruh Indonesia untuk mengirimkan pemuda terbaiknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November





