Dokumenter Terbaru Ungkap Dampak Perceraian Pep Guardiola ke Manchester City
AKURAT.CO, Serial dokumenter terbaru tentang eks Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkap sejumlah fakta personal. Di antaranya adalah perceraian Guardiola yang berdampak pada perilakunya di tim.
Disutradarai oleh sineas asal Skotlandia, Kevin Macdonald, film dokumenter tersebut menyebut bahwa Pep Guardiola berada dalam kondisi kejiwaan yang kurang stabil di sela perceraiannya.
Salah satunya adalah ketika Pep Guardiola tampak memiliki goresan di kening dan hidungnya pasca laga imbang Manchester City kontra Feyenoord di Liga Champions pada November 2024.
“Mereka (pemain City) cemas karena Pep gelisah. Dia sedih. Dia berbeda. Dan hanya saya yang tahu alasannya," kata salah satu anggota terlama tim teknis Pep Guardiola di Man City, Manel Estiarte, sebagaimana dipetik dari BBC.
“Dan saya bilang pada tim, ‘tolong, kalian harus paham, kalian tidak hanya bermain dengan seorang pelatih yang bisa sedikit impulsif, yang bisa sedikit intens, yang bisa pasang surut. Kalian melihat manusia biasa. Dia bercerai’.”
Guardiola sendiri mengungkapkan perceraiannya kepada para pemainnya untuk memberikan pengandaian kala City dikalahkan Juventus di Liga Champions pada Desember 2024.
https://akurat.co/bola/876430/pep-guardiola-tolak-tawaran-melatih-timnas-italia
Kepada skuadnya, eks Pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu mengatakan bahwa perceraian terjadi karena ia dan istrinya kehilangan gairah. Guardiola merujuk soal “gairah” tersebut dengan permainan timnya yang kalah melawan Juventus.
“Teman, saya ingin mengakui sesuatu. Saya bercerai dengan perempuan tercantik di planet kalian, istri saya, mantan istri saya. Saya sangat mencintainya, kami kehilangan gairah. Karena banyak alasan, kami kehilangan gairah,” ungkap Guardiola.
“Saya mencintainya? Ya, jelas. Dia mencintai saya? Ya. Tetapi kami kehilangan gairah.
"Bagaimana kalian bermain sepakbola? Karena kalian bermain dengan sesuatu dari dalam. Di mana gairah itu? Dalam hidupmu, apapun yang kalian lakukan, lakukan dengan gairah. Saya tidak ingin pemain yang bagus, saya ingin pemain dengan gairah.”
Guardiola akhirnya memutuskan hengkang dari City pada akhir musim lalu setelah memimpin klub tersebut selama sepuluh musim. Ia meninggalkan total 20 gelar dengan puncaknya adalah treble di musim 2022-2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







