TNI Kerahkan Pasukan Besar di Jakarta, Pramono Tak Mau Ikut Campur

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mendukung pengerahan 20.980 personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk memperkuat pengamanan di Jakarta. Menurutnya, penebalan personel diperlukan untuk menjaga stabilitas Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.
Dia menjelaskan, posisi Jakarta sebagai ibu kota negara sekaligus kota global membuat aspek keamanan menjadi perhatian penting. Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendukung langkah TNI AL memperkuat pengamanan wilayah.
"Jakarta ini adalah ibu kota negara, kota global, pusat perekonomian nasional. Sehingga kalau kemudian ada penebalan keamanan, saya sebagai Gubernur Jakarta menyampaikan rasa terima kasih," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Baca Juga: Menko Yusril Buka Suara Soal Pengerahan Prajurit TNI di Jakarta, Ada Operasi Keamanan?
Meski menyatakan dukungan, Pramono memilih tidak mengomentari lebih jauh latar belakang pengerahan pasukan tersebut. Dia menegaskan tidak ingin masuk ke ranah persoalan yang belakangan berkembang.
"Secara prinsip sebagai gubernur saya tidak ingin masuk pada wilayah hal yang berkaitan dengan apa yang berkembang terakhir-terakhir ini," ujarnya.
Dia memastikan Pemprov Jakarta tetap memberikan dukungan terhadap upaya pengamanan yang dilakukan TNI AL. "Sehingga dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta memberikan support, mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan untuk pengamanan di ibu kota," katanya.
Diketahui, TNI AL menyiapkan 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan di wilayah Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.840 personel dikerahkan secara bertahap, sedangkan 13.140 personel lainnya disiagakan di markas masing-masing.
Baca Juga: Apa Itu Pam Bangsit di TNI? Ini Arti, Tujuan, dan Pelaksanaannya
Mobilisasi pasukan dimulai pada 2 November 2026 dan dibagi dalam empat tahap. Pada tahap pertama, sebanyak 2.100 personel dari satuan TNI AL yang telah berada di Jakarta dikerahkan.
Tahap kedua dan ketiga berlangsung pada 4 November 2026. Sebanyak 3.500 personel dari satuan luar Jakarta diberangkatkan menuju Ibu Kota. Sebagian di antaranya menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) dari Surabaya.
Adapun tahap ketiga melibatkan 2.240 personel dari satuan luar Jakarta yang diberangkatkan melalui jalur darat. Dengan tambahan tersebut, jumlah pasukan yang dimobilisasi mencapai 7.840 personel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







