Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Dihadapkan Tantangan Cuaca Panas di Jeddah

AKURAT.CO, Timnas U-17 Indonesia dihadapkan pada tantangan non-teknis jelang tampil di Piala Asia U-17 2026. Cuaca ekstrem di Jeddah, Arab Saudi, menjadi perhatian serius tim pelatih dalam masa persiapan menuju turnamen yang berlangsung pada 5–22 Mei 2026.
Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengungkapkan bahwa suhu tinggi di Arab Saudi memberikan tantangan tersendiri bagi para pemain muda Garuda. Kondisi ini dinilai cukup berbeda dibandingkan dengan situasi di Indonesia.
“Agak ini, ya, agak berbeda jauh, ya. Karena memang di sini panasnya luar biasa,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto di Jeddah melalui keterangan resminya, Selasa (5/5/2026).
Dalam beberapa hari terakhir, suhu siang hari di Jeddah dilaporkan menyentuh angka 36 hingga 39 derajat celcius. Sementara itu, pada malam hari suhu tetap cukup hangat, berkisar antara 24 hingga 27 derajat celcius.
Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem tersebut, tim pelatih terus mengingatkan pemain Timnas Indonesia U-17 untuk menjaga kondisi tubuh. Terutama dengan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi.
“Tapi kami ingatkan kepada para pemain untuk selalu minum banyak air, takut dehidrasi,” kata Kurniawan.
Selain itu, strategi latihan juga disesuaikan dengan kondisi pertandingan. Timnas U-17 Indonesia memilih menjalani sesi latihan pada malam hari agar lebih mudah beradaptasi dengan jadwal laga yang juga digelar malam waktu setempat.
“Dan kami memang sengaja melakukan latihan malam, kami coba untuk adaptasi cuaca di pertandingan, karena pertandingannya nanti adalah malam,” jelasnya.
Tim berjuluk Garuda Muda itu dijadwalkan memulai kiprahnya dengan menghadapi Timnas China U-17 pada laga perdana grup B.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (5/5/2026) malam WIB.
Tak hanya China, Indonesia juga akan bersaing dengan kekuatan besar Asia lainnya di fase grup. Timnas Jepang U-17 dan Timnas Qatar U-17 siap menjadi lawan tangguh di grup B.
Menghadapi persaingan tersebut, Kurniawan meminta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia agar para pemain muda bisa tampil maksimal dan percaya diri di turnamen internasional ini.
“Dengan kerendahan hati, saya mohon doa restunya, support-nya selalu,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa para pemain yang berlaga merupakan representasi generasi muda bangsa yang tengah berjuang membawa nama Indonesia di kancah Asia.
“Karena ini pemain adalah anak-anak bangsa yang butuh di-support, didoakan, untuk membela negara tercinta Indonesia. Dan dukungan kalian sangat berarti bagi kami,” kata Kurniawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






