Sean Dyche dan Wayne Rooney Pertanyakan Komitmen FA Kembangkan Pelatih Lokal Pasca Penunjukan Thomas Tuchel

AKURAT.CO, Penunjukan Thomas Tuchel sebagai Pelatih Tim Nasional Inggris ternyata memunculkan pertanyaan soal konsentrasi pembangunan pemain dan pelatih lokal.
Pelatih Everton, Sean Dyche, dan eks penyerang Timnas Inggris, Wayne Rooney, adalah beberapa pihak yang mengajukan pertanyaan ini sehubungan penunjukan Thomas Tuchel.
Sean Dyche dan Wayne Rooney mempertanyakan kembali komitmen Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) soal memberikan kesempatan mencari jalan dari bawah ke posisi teratas bagi pelatih Timnas Inggris.
Baca Juga: Thomas Tuchel Targetkan Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026, Minta Suporter Lepaskan Beban Sejarah
"Jika FA mengatakan bahwa mereka akan melatih para pelatih untuk menjadi manajer Timnas Inggris, maka apakah pelatih U-16, 17, 18 21 adalah tipe yang sesuai?" kata Sean Dyche.
"Jika mereka (tak sesuai), maka saya tak melihat ada gunanya proses (pelatihan pelatih). Jika ya, dan mungkin mungkin ya, maka saya mengusulkan (melihat pelatih kelompok umur) adalah cara yang baik untuk melihatnya."
Thomas Tuchel sendiri menyadari isu soal keberpihakan terhadap pelatih lokal untuk Timnas Inggris. Sambil berseloroh, ia meminta maaf bahwa ia berpaspor Jerman.
Baca Juga: Resmi Latih Timnas Inggris, Ini Pernyataan Pertama Thomas Tuchel
Tuchel sebenarnya adalah Pelatih Timnas Inggris ketiga yang berkebangsaan asing setelah Sven-Goran Eriksson pada 2001-2006 dan Fabio Capello pada 2008-2012.
Setelah Gareth Southgate mundur pasca Piala Eropa, Juli silam, Inggris menunjuk Pelatih Timnas U-21, Lee Carsley, sebagai pelatih sementara.
Penunjukan Lee Carsley sejatinya sudah sesuai dengan komitmen FA untuk memberikan jalan kepada pelatih lokal ke posisi tertinggi. Namun, konsep itu batal karena FA akhirnya memilih Tuchel.
"Saya kira dia (Tuchel) adalah seorang pelatih bagus, tapi kejutan bahwa FA mempekerjakannya," kata Wayne Rooney.
"Apa yang sudah dibangun FA, dan saya bagian dari itu dan saya sudah melihat apa yang mereka bangun pada 10-15 tahun terakhir, sangat baik.
"Itu adalah platform yang baik bagi para pelatih muda untuk muncul, jadi saya terkejut mereka tidak meneruskan (kepelatihan Timnas Inggris) dari (didikan) mereka sendiri."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






