Ian Wright Sebut Publik Kritik Sikap Jude Bellingham karena Belum Siap dengan Superstar Kulit Hitam

AKURAT.CO, Legenda Tim Nasional Inggris, Ian Wright, menyatakan bahwa publik belum siap untuk memiliki superbintang berkulit hitam seperti Jude Bellingham.
Hal ini disampaikan Ian Wright dalam program bincang The Overlap yang dipandu legenda Timnas Inggris lainnya, Gary Neville, dengan beberapa bintang tamu tetap seperti Roy Keane dan Jill Scott.
Adapun momen yang disorot Ian Wright adalah kritik terhadap reaksi Jude Bellingham ketika diganti oleh Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Albania.
Baca Juga: Thomas Tuchel tak Ingin Mengekang Temperamen Jude Bellingham, Sarankan Diekspresikan secara Positif
Jude Bellingham menunjukkan sikap tak senang ketika diganti oleh Morgan Rogers di menit ke-83 pada pertandingan di Stadion Arena Kombetare, Tirana, Albania, Senin (17/11), itu.
“Saya kira mereka belum siap untuk seorang superstar kulit hitam, yang bisa bergerak seperti Jude menggerakkan. Mereka tak bisa menyentuhnya,” kata Ian Wright sebagaimana dipetik dari BBC.
“Dia pergi ke sana (lapangan), dia tampil, dan melakukan apa yang ia lakukan.”
Apa yang dimaksud Ian Wright agaknya adalah pemain kulit hitam yang punya sikap seperti Bellingham. Publik, kata Wright, lebih suka pemain kulit hitam yang tak punya perilaku tajam seperti
“Itu (perilaku Bellingham) terlalu angkuh untuk orang-orang ini. Saya akan menempatkannya dalam hal sepakbola. Mereka semua menyukai N’Golo Kante. Dia adalah lelaki kulit hitam yang rendah hati, bertahan dengan apa yang ia lakukan,” kata Wright.
Baca Juga: Bagaimana Melepas Kutukan tanpa Gelar Inggris yang Lebih Setengah Abad? Ini Kata Jude Bellingham
Wright memahami pemain dengan karakter seperti Bellingham tidak suka diganti. Namun demikian, eks penyerang Arsenal itu juga mengingatkan bahwa Bellingham harus menerima keputusan pelatih.
“Saya kira untuk tahap tertentu, jika Anda punya pemain seperti Jude, yang sangat kompetitif, mereka tidak akan pernah suka (diganti),” kata Wright.
“Tetapi dia harus menerimanya. Kita bicara soal standar dan level, dan komitmen untuk menghormati satu sama lain.”
Debut untuk Timnas Inggris sejak usia 17 tahun pada 2020, Bellingham menjadi salah satu pemain kunci yang membawa timnya ke final Piala Eropa tahun lalu.
Namun, ia mulai kehilangan tempat utama sejak Thomas Tuchel menggantikan Gareth Southgate pada awal tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








