Ganjar Timba Ilmu Ke Tokoh Lintas Agama Tangerang, Sepakati Bersama Membangun Bangsa

AKURAT.CO Ganjar Pranowo, bakal calon presiden (Bacapres) RI, bersilaturahmi dan menimba ilmu kepada sejumlah tokoh lintas agama di Kota Tangerang, Minggu (24/9/2023). Baik Ganjar maupun para tokoh agama bersepakat membangun bangsa aecara bersama.
Pertemuan yang dilakukan di Pondok Pesantren Roudlotussalaam Cimone, Kota Tangerang itu dihadiri oleh pengasuh Ponpes KH Abdul Mu'thi, KH Hasan Basri, KH Ahmad Baijuri, KH Syahru Wardi, KH Mahmudin Abdullah, KH Abdullah Tholib.
Selain itu, ada Romo Ruby ((Buddha), GST Artha (Hindu), Jhoni Tan (Tao), Herman Suhanda (Kong Hucu), PDT Ronny Samantimbang (Kristen).
Baca Juga: Waketum BMK 57: Jika Kader Golkar Tak Dijadikan Cawapres, Lebih Baik Dukung Ganjar
Menurut Ganjar, para tokoh agama punya peran penting untuk kelahiran dan keberlangsungan negara Indonesia. Keberagaman yang dimiliki Indonesia, lanjut Ganjar, harus terus dirawat dan dijaga. Salah satunya dengan melibatkan peran tokoh agama.
"Apa yang kami lakukan di Jawa Tengah adalah merawat kebhinekaan dan toleransi. Salah satunya membuat saling menghormati. Candi Borobudur dan Prambanan kami jadikan pusat ibadah bagi umat Buddha dan Hindu, bukan hanya tempat wisata," katanya.
Selain itu, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu menceritakan saat bergandengan dengan ulama dalam mengentaskan kemiskinan melalui program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah.
"Saat itu APBD kita kecil, maka kita ketemu dengan ulama dan mengembangkan Baznas. Yang dulunya sebulan hanya Rp200 juta, sekarang bisa Rp6 miliar," paparnya.
Baca Juga: Di Depan Tokoh Lintas Agama, Ganjar Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji Seperti Di Jateng
Ke depan, Ganjar akan melibatkan para tokob agama untuk menentukan arah kebijakan.
"Ke depan kita perlu mendengarkan para tokoh agama tiap perencanaan. Sehingga partisipasi yang merepresentasikan kelompok-kelompok itu kelak kemuaidan ikut serta berkontribusi memberikan masukan dalam pengambilan keputusan. Ini yang bisa menjaga situasi kondusif," ujarnya.
Sementara itu, KH Abdul Mu'thi menyampaikan bahwa Ganjar adalah sosok yang mampu bergandengan tangan sekaligus membawa aspirasi dari para ulama dalam membangun bangsa.
"Pak Ganjar kita harapkan menjadi Presiden Indonesia 2024 dan malah kita mohon bisa dua periode nanti," ujar KH Abdul Mu'thi atau akrab disapa KH Utin.
Sekian kali pemilihan presiden, KH Utin panggilan akrabnya, hanya kali ini ia benar-benar memilih dan mendukung calon presiden, yakni Ganjar Pranowo.
"Saya mengalami beberapa kali Pilpres. Kali ini yang pas saya pilih itu hanya Pak Ganjar, karena kita mengharapkan damai, kita bisa damai, bisa ibadah, pokoknya tentramlah," ungkapnya.
Menurutnya, kalangan pesantren tidak asing lagi dengan sosok Ganjar Pranowo. Sebab, politikus berambut putih itu menikahi Siti Atikoh yang tak lain adalah cucu ulama besar di Purbalingga.
"Pak Ganjar itu istrinya dari kalangan pesantren, keluarga pesantren. Ya, mertuanya seorang kiai yang punya pesantren," tuturnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit









