Bagaimana Listrik Dihasilkan dari Angin? Ini Cara Kerjanya
AKURAT.CO Angin merupakan salah satu fenomena alam yang telah dimanfaatkan manusia sejak ribuan tahun lalu, mulai dari menggerakkan kapal layar hingga memutar kincir penumbuk gandum.
Di era modern, energi kinetik dari embusan angin diolah menjadi energi listrik melalui teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Proses konversi ini berlangsung secara bersih tanpa membutuhkan pembakaran bahan bakar fosil. Memahami bagaimana listrik dihasilkan dari angin secara tuntas memberikan gambaran menarik mengenai prinsip fisika mekanis dan elektris yang bekerja di balik turbin angin raksasa.
Baca Juga: Entitas Emiten Milik Prajogo Pangestu Segera Akuisisi PLTB Sidrap
Tahapan Proses Perubahan Energi Angin Menjadi Listrik
Proses pembentukan listrik dari angin melibatkan beberapa komponen utama di dalam turbin angin:
Menangkap Energi Kinetik Angin: Angin yang bertiup melewati bilah (blade) turbin menciptakan perbedaan tekanan udara. Perbedaan ini menghasilkan gaya angkat (lift) yang memutar bilah-bilah turbin raksasa tersebut.
Meningkatkan Kecepatan Putaran (Gearbox): Putaran dari bilah turbin umumnya relatif lambat (sekitar 10 hingga 20 putaran per menit). Putaran ini disalurkan melalui poros utama ke dalam kompartemen gearbox untuk dinaikkan kecepatannya hingga 100 kali lipat agar sesuai dengan kebutuhan generator.
Konversi Mekanis ke Listrik di Generator: Putaran poros berkecepatan tinggi diputar di dalam generator. Interaksi antara kumparan kawat dan medan magnet di dalam generator mengubah energi mekanis menjadi aliran listrik arus bolak-balik (AC).
Penyesuaian Tegangan via Transformator: Listrik yang dihasilkan oleh generator dialirkan ke transformator (trafo) di dasar menara untuk dinaikkan tegangannya agar dapat disalurkan secara efisien melalui jaringan transmisi listrik.
Distribusi ke Jaringan Listrik: Listrik bertegangan tinggi disalurkan melalui kabel jaringan terintegrasi (grid) menuju perumahan, pusat bisnis, dan kawasan industri.
Baca Juga: Tahapan Pembangunan PLTB dari Perencanaan hingga Hasilkan Listrik
Sistem Otomatisasi dan Keamanan Turbin
Turbin angin modern dilengkapi dengan sistem sensor canggih untuk mengoptimalkan tangkapan angin:
Sistem Yaw Drive: Memutar arah kepala turbin (nacelle) secara otomatis agar selalu menghadap lurus ke arah datangnya angin.
Sistem Braking / Pitch Control: Memutar sudut bilah untuk menghentikan putaran secara otomatis jika angin bertiup terlalu kencang (di atas 90 km/jam) demi mencegah kerusakan struktur turbin.
Listrik dari angin dihasilkan melalui prinsip konversi energi kinetik menjadi energi mekanis dan listrik yang presisi.
Dengan teknologi turbin yang kian efisien, angin terus menjadi salah satu pilar utama penyedia energi bersih masa depan.
Nasywa Mutiara Pratista (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








