Akurat Logo

Donald Trump Akan Terima Hasil Pemilu Sela: Asal Berlangsung Jujur!

Fitra Iskandar | 28 Oktober 2026, 07:14 WIB
Donald Trump Akan Terima Hasil Pemilu Sela: Asal Berlangsung Jujur!
Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Kyle Mazza - Anadolu Agency

AKURAT.CO Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menghormati hasil pemilihan umum sela (midterm election) pekan depan. Namun, ia memberikan catatan bahwa hal tersebut bergantung pada apakah pemilihan itu berlangsung secara jujur atau tidak.

"Saya akan menghormati hasil pemilihan umum sela jika pemilihan tersebut berlangsung jujur," ujar Trump pada Selasa (27/10/2026) sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One untuk melakukan perjalanan kampanye ke Texas.

Trump bertolak ke Texas untuk berkampanye di tengah persaingan antara kandidat dari Partai Republik, Ken Paxton, dan kandidat dari Partai Demokrat, James Talarico, untuk memperebutkan kursi di Senat AS.

Presiden AS tersebut meningkatkan kegiatan kampanye di negara-negara bagian yang secara tradisional merupakan basis Partai Republik menjelang pemilihan umum sela pada 3 November. Sementara muncul kekhawatiran Partai Republik mengenai peluang mereka dalam sejumlah pemilihan di berbagai wilayah negara itu.

Para ahli strategi Partai Republik mengungkapkan kepada Reuters bahwa mereka merasa khawatir dengan persaingan di berbagai wilayah, mulai dari Alaska hingga Carolina Selatan. Kekhawatiran ini sebagian dipicu oleh ketidakpuasan pemilih terhadap dampak kebijakan tarif Trump serta ketegangan dengan Iran yang memengaruhi tingkat inflasi.

Pemilihan umum sela ini akan menentukan pihak mana yang menguasai kedua kamar di Kongres, dengan seluruh 435 kursi di DPR dan 35 dari 100 kursi di Senat diperebutkan.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Partai Demokrat berpeluang merebut kembali kendali atas DPR, sementara Senat juga menjadi medan pertarungan yang sengit.

Saat ini, Partai Republik menguasai Kongres, yang memberikan ruang lebih luas bagi Trump untuk mendorong agenda legislatifnya sejak kembali ke Gedung Putih setelah pemilihan presiden 2024.

Pergeseran kendali Kongres ke tangan Partai Demokrat dapat menghambat prioritas legislatif Trump dan membuka jalan bagi Kongres untuk melakukan penyelidikan terhadap pemerintahannya.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.