Akurat Logo

Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials

Idham Nur Indrajaya | 25 Oktober 2026, 19:54 WIB
Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
Lineup Jazz Goes to Campus 2026 lengkap: ada Kahitna, Maliq & D'Essentials, Yura Yunita, hingga Tribute to Utha Likumahuwa. - Instagram/jgtcfestival

AKURAT.CO Lagu-lagu yang menemani kisah cinta, musik yang membangkitkan kenangan, hingga penampilan musisi dengan karakter berbeda akan menjadi bagian dari The 49th Jazz Goes to Campus (JGTC) 2026. Festival musik tahunan ini siap menghadirkan puluhan penampil dalam satu perayaan musik di Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Depok.

Lineup Jazz Goes to Campus 2026 mencakup Kahitna, Maliq & D'Essentials, Yura Yunita, Sal Priadi & Bayalabes, HIVI!, Pamungkas, hingga Kunto Aji. Festival yang mengusung tema Resonating Jazz through Every Soul ini juga menghadirkan program khusus, seperti Tribute to Utha Likumahuwa, Rasanya Jazz! by Societeit de Harmonie, All About RnB, dan Road to The 50th Timeless JGTC.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026. Keberagaman musisi dan program yang disiapkan menjadi daya tarik bagi pengunjung dengan selera musik berbeda.

Lineup Jazz Goes to Campus 2026, Siapa Saja yang Tampil?

The 49th Jazz Goes to Campus menghadirkan musisi lintas genre dan generasi. Selain nama-nama yang dikenal lewat lagu-lagu populer, festival ini juga menyiapkan sejumlah program khusus yang memberikan ruang bagi beragam ekspresi musikal.

Berikut daftar lengkap musisi yang diumumkan dalam narasi resmi penyelenggara:

Lineup utama dan musisi lintas genre:

  • Kahitna

  • Maliq & D'Essentials

  • Sal Priadi & Bayalabes

  • Yura Yunita

  • HIVI!

  • Pamungkas

  • Perunggu

  • Andien

  • Nadhif Basalamah

  • Kunto Aji

Penampil lainnya:

  • White Shoes & The Couples Company

  • Sore Ze Band

  • Element Jazz Project

  • The Groove

  • Traffic Jam

  • Thee Marloes

  • Jo Soegono

Selain nama-nama tersebut, JGTC 2026 menghadirkan musisi yang tergabung dalam empat program khusus. Program-program ini menjadi bagian penting dari keberagaman sajian musik yang disiapkan untuk pengunjung.

Berdasarkan keterangan komite JGTC dalam rilis resmi yang diterima detikcom pada Minggu, 25 Oktober 2026, keberagaman karakter musikal para penampil merupakan bagian dari upaya festival untuk menjangkau berbagai kalangan dan mempertemukan selera musik yang berbeda dalam satu acara.

Dengan demikian, daya tarik JGTC 2026 tidak hanya terletak pada jumlah musisi yang tampil. Pengunjung juga berkesempatan menikmati berbagai pendekatan musikal dalam satu festival.

Baca Juga: Yunita Siregar Terpukau Musikal Home Sweet Loan: Lebih Berwarna dan Hidup!

Baca Juga: Usung Kembali Tagline Ikonik, Synchronize Fest 2026 Jadi Perayaan Persatuan Musik Lintas Generasi

Kahitna Hadir dengan Konsep A Soundtrack to Falling in Love

Salah satu penampilan yang menarik perhatian dalam lineup JGTC 2026 adalah Kahitna. Grup musik ini akan hadir melalui konsep A Soundtrack to Falling in Love, yang menonjolkan nuansa romantis dan kedekatan lagu-lagunya dengan pengalaman pendengar.

Kahitna memiliki banyak lagu yang lekat dengan cerita cinta, mulai dari perasaan jatuh cinta hingga kenangan tentang hubungan yang pernah dijalani. Karena itu, penampilannya berpotensi menjadi salah satu bagian yang menarik bagi pengunjung yang menyukai lagu-lagu romantis.

Daya tarik tersebut juga berkaitan dengan cara pendengar menikmati musik. Sebuah lagu tidak hanya diingat karena melodi atau liriknya, tetapi juga karena pengalaman pribadi yang menyertainya.

Dalam konteks festival, lagu yang pernah menemani perjalanan hubungan seseorang bisa menghadirkan pengalaman berbeda ketika dinikmati bersama banyak orang. Inilah yang membuat konsep penampilan Kahitna relevan dengan tema JGTC 2026 tentang musik dan keterhubungan emosi.

Meski demikian, daftar lagu yang akan dibawakan Kahitna belum dijelaskan dalam narasi sumber. Pengunjung perlu menunggu informasi lebih lanjut dari penyelenggara jika ingin mengetahui detail penampilannya.

Maliq & D'Essentials hingga Kunto Aji Ramaikan JGTC 2026

Selain Kahitna, JGTC 2026 menghadirkan sejumlah musisi yang memiliki karakter dan basis pendengar berbeda. Nama-nama seperti Maliq & D'Essentials, Yura Yunita, Sal Priadi & Bayalabes, HIVI!, Pamungkas, Perunggu, Andien, Nadhif Basalamah, dan Kunto Aji ikut meramaikan daftar penampil.

Kehadiran mereka memberikan pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati festival musik tanpa terpaku pada satu karakter musikal. Setiap musisi memiliki pendekatan tersendiri dalam membawakan karya, sehingga pengalaman mendengarkan musik di festival ini dapat terasa beragam.

Maliq & D'Essentials, misalnya, dikenal dengan perpaduan unsur jazz, soul, dan pop dalam musik mereka. Kehadirannya sejalan dengan karakter JGTC sebagai festival yang mempertemukan jazz dengan beragam ekspresi musikal.

Sementara itu, Yura Yunita, Kunto Aji, dan Sal Priadi dikenal melalui karya yang memberi perhatian pada emosi, cerita, dan pengalaman personal. Pendekatan tersebut menawarkan daya tarik tersendiri bagi pendengar yang menikmati musik bukan hanya dari sisi melodi, tetapi juga dari makna yang terkandung di dalamnya.

HIVI!, Pamungkas, Perunggu, Andien, dan Nadhif Basalamah turut memperluas pilihan bagi pengunjung dengan selera musik berbeda. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa festival ini tidak membatasi pengalaman penonton pada satu jenis musik saja.

Namun, daftar tersebut bukan urutan penampilan resmi. Pengunjung tetap perlu memantau jadwal yang nantinya diumumkan penyelenggara untuk mengetahui waktu tampil masing-masing musisi.

White Shoes & The Couples Company hingga Thee Marloes Ikut Tampil

Lineup JGTC 2026 juga mencakup White Shoes & The Couples Company, Sore Ze Band, Element Jazz Project, The Groove, Traffic Jam, Thee Marloes, dan Jo Soegono.

Nama-nama tersebut melengkapi pilihan musik yang dapat dinikmati pengunjung. Kehadiran berbagai grup dan musisi memberikan kesempatan untuk menemukan penampilan yang mungkin belum terlalu akrab bagi sebagian pendengar.

Bagi pengunjung yang terbiasa mendengarkan lagu-lagu populer, festival ini bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi penampil lain. Sebaliknya, penggemar musik yang ingin menikmati karakter musikal lebih beragam dapat menjadikan lineup tersebut sebagai referensi untuk menentukan penampilan yang ingin mereka saksikan.

Keberagaman ini juga memperlihatkan bahwa pengalaman festival tidak harus bergantung pada satu atau dua nama besar. Penampil yang belum terlalu dikenal oleh seorang pengunjung justru bisa menjadi bagian yang paling berkesan setelah acara berlangsung.

Meski demikian, tidak semua musisi dalam daftar tersebut otomatis memiliki genre atau pendekatan musikal yang sama. Karena itu, pengunjung yang ingin menemukan penampilan sesuai selera dapat mencari karya masing-masing musisi sebelum festival berlangsung.

Tribute to Utha Likumahuwa Hadirkan Barry Likumahuwa hingga Audrey Tapiheru

Salah satu program khusus yang disiapkan dalam The 49th Jazz Goes to Campus adalah Tribute to Utha Likumahuwa.

Program ini menghadirkan tiga penampil, yaitu:

  • Barry Likumahuwa & The Rhythm Service

  • Matthew Sayersz

  • Audrey Tapiheru

Kehadiran segmen tribute menambah variasi program dalam lineup JGTC 2026. Berbeda dari sekadar menampilkan nama-nama musisi dalam satu daftar, program ini secara khusus membawa nama Utha Likumahuwa sebagai bagian dari rangkaian festival.

Bagi pengunjung yang tertarik pada perjalanan musik Indonesia, segmen tersebut dapat menjadi salah satu bagian yang patut diperhatikan. Program tribute juga membuka ruang untuk kembali mengenal sosok dan karya musisi yang memiliki tempat dalam perkembangan musik Tanah Air.

Namun, narasi sumber belum merinci lagu yang akan dibawakan, konsep aransemen, atau bentuk penghormatan yang disiapkan. Detail tersebut sebaiknya menunggu pengumuman resmi penyelenggara agar tidak menimbulkan ekspektasi yang keliru.

Rasanya Jazz! by Societeit de Harmonie Hadirkan Ardhito Pramono

Program berikutnya adalah Rasanya Jazz! by Societeit de Harmonie, yang menghadirkan Natasya Elvira, Ardhito Pramono, dan Ify Alyssa.

Ketiga nama tersebut menjadi bagian dari program khusus yang melengkapi pertunjukan JGTC 2026. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa festival ini memberi ruang bagi penampilan yang dikelompokkan dalam program tersendiri, bukan hanya menyajikan lineup utama.

Ardhito Pramono menjadi salah satu nama yang dikenal melalui karya musik dengan sentuhan jazz dan pop. Sementara itu, Natasya Elvira dan Ify Alyssa turut melengkapi daftar pengisi program tersebut.

Bagi calon pengunjung, mengetahui nama program dan para pengisinya dapat membantu dalam menentukan bagian festival yang ingin diprioritaskan. Informasi ini juga memudahkan penggemar untuk mengikuti pembaruan mengenai program yang paling menarik perhatian mereka.

Meski begitu, jadwal terperinci dan susunan penampilan dalam Rasanya Jazz! by Societeit de Harmonie belum disebutkan dalam narasi sumber.

All About RnB JGTC 2026 Diisi Farrell Hilal hingga Song Brothers

Penggemar RnB juga mendapat pilihan melalui program All About RnB. Segmen ini menghadirkan Farrell Hilal, Basboi, Noni, dan Song Brothers.

Kehadiran program khusus tersebut memperluas variasi sajian musik di JGTC 2026. Festival ini tidak hanya menawarkan nama-nama yang sering dikaitkan dengan musik pop atau jazz, tetapi juga menghadirkan ruang bagi program dengan fokus RnB.

Bagi pengunjung yang menyukai variasi vokal, ritme, dan warna musik, All About RnB dapat masuk dalam daftar penampilan yang perlu dipantau. Namun, pengalaman yang akan dihadirkan setiap penampil tentu bergantung pada materi dan konsep pertunjukan yang nantinya diumumkan.

Penting untuk membedakan informasi yang telah tersedia dengan detail yang belum dikonfirmasi. Nama pengisi program sudah disebutkan dalam narasi sumber, tetapi jadwal, urutan tampil, dan daftar lagu belum tersedia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.