Akurat Logo

Ketum ASTAGATRA RI Serukan Persatuan dan Kolaborasi Ekonomi Umat di Momentum Sumpah Pemuda

Lufaefi | 28 Oktober 2026, 07:09 WIB
Ketum ASTAGATRA RI Serukan Persatuan dan Kolaborasi Ekonomi Umat di Momentum Sumpah Pemuda
Ketum ASTAGATRA RI Rizky Sembada - Dok. Astagatra

AKURAT.CO Ketua Umum Asosiasi Ekosistem Pariwisata Penyelenggara Travel Umrah Haji Republik Indonesia (ASTAGATRA RI) Rizky Sembada menyerukan penguatan persatuan, kolaborasi, dan pemberdayaan pelaku usaha nasional bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.

Rizky mengatakan semangat Sumpah Pemuda tidak semestinya berhenti pada seremoni tahunan. Menurutnya, nilai persatuan perlu diterjemahkan dalam kerja nyata, termasuk melalui penguatan ekosistem pariwisata halal dan ekonomi umat.

“Ini adalah panggilan jiwa, ini adalah seruan untuk bergerak,” kata Rizky dalam pernyataannya, Rabu (28/10).

Ia menekankan tiga ikrar utama Sumpah Pemuda, yakni satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, sebagai fondasi untuk membangun kerja sama lintas kelompok dan sektor.

“Kami satu bangsa — Indonesia. Kami satu tanah air — Indonesia. Kami satu bahasa — Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Rizky juga mengajak seluruh anggota ASTAGATRA RI, pelaku usaha pariwisata halal, jamaah umrah dan haji, serta pelaku ekonomi umat untuk memperkuat sinergi. Ia menilai kolaborasi diperlukan agar pelaku industri tidak berjalan sendiri-sendiri dalam mengembangkan sektor yang memiliki keterkaitan dengan ekonomi, pariwisata, dan pelayanan keagamaan.

Baca Juga: Indonesia-Singapura Bentuk Satgas Karhutla, Korporasi Pemicu Kebakaran Dibidik

“Mari kita hapus sekat-sekat di antara kita. Mari kita tinggalkan perbedaan yang memecah belah. Mari kita bangun jembatan kerja sama yang kokoh,” katanya.

Menurut Rizky, penguatan ekosistem pariwisata halal dan industri umrah juga memiliki dimensi ekonomi yang strategis bagi Indonesia. Karena itu, ia menyatakan kesiapan ASTAGATRA RI untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Industri pariwisata halal dan umrah bukan sekadar bisnis — ini adalah jembatan dakwah sekaligus sumber devisa negara yang besar,” ujar Rizky.

Ia mengatakan pelaku industri perlu ikut menjaga kualitas pelayanan dan nama baik Indonesia dalam menghadapi mobilitas jamaah maupun wisatawan dari berbagai negara.

“Kami siap berkontribusi. Kami siap menjadi mitra yang handal bagi pemerintah dalam menghadirkan layanan terbaik, menjaga nama baik bangsa, dan terus meningkatkan pendapatan devisa negara demi kemajuan bersama,” katanya.

Di sisi lain, Rizky meminta pemerintah memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dan pengusaha nasional untuk mengembangkan usaha. Ia menilai dukungan regulasi, kemudahan yang adil, serta kepercayaan kepada pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Bukalah lebar-lebar pintu peluang bagi pemuda dan pengusaha kita. Jangan takut memberi ruang bagi putra-putri bangsa untuk berkarya,” ujarnya.

Rizky menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk mengambil peran dalam pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, kesempatan dan dukungan kebijakan perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab pelaku usaha untuk menjaga integritas dan profesionalisme.

Ia menegaskan bahwa orientasi pembangunan ekonomi tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan bisnis dan keuntungan finansial. Bagi ASTAGATRA RI, pembangunan ekonomi juga perlu diarahkan pada kesejahteraan, keadilan sosial, dan nilai keagamaan.

“Cita-cita kita adalah Indonesia yang makmur, sejahtera, berkeadilan sosial, dan yang terpenting — bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala,” kata Rizky.

Baca Juga: ASTAGATRA RI Jajaki Peluang Investasi dan Perdagangan di Uzbekistan

Ia kemudian mengajak seluruh anggota ASTAGATRA RI dan pelaku usaha untuk menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai titik awal memperkuat persatuan dan menghasilkan kerja nyata.

“Bersatu — jangan saling menjatuhkan, saling menguatkan. Berkarya — jangan hanya bermimpi, wujudkan dengan keringat dan doa. Berkah — setiap langkah kita, niatkan untuk keridhaan Allah,” pungkasnya.

Rizky berharap ASTAGATRA RI bersama seluruh pelaku usaha di Indonesia dapat mengambil bagian dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang tidak hanya produktif, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi