Akurat Logo

Pesawat Israel Mendarat di Sofia Setelah Menerima Email Ancaman Bom

Fitra Iskandar | 3 November 2026, 20:08 WIB
Pesawat Israel Mendarat di Sofia Setelah Menerima Email Ancaman Bom
Ilustrasi - Alarabiya

AKURAT.CO Sebuah pesawat yang terbang dari Israel mendarat di bandara Sofia, Selasa (3/11/2026). Sebelumnya, pesawat itu menerima ancaman bom yang diterima melalui Email.

Unit penanggulangan terorisme sedang memeriksa pesawat tersebut untuk mencari kemungkinan adanya bahan peledak, ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Lyubomir Nikolov, sebagaimana dikutip oleh kantor berita BTA.

Sementara itu, sebuah pesawat penumpang dari London melakukan pendaratan tidak terjadwal di bandara Warsaw-Modlin, Polandia, menyusul peringatan ancaman bom pada hari Selasa. Peristiwa ini memaksa bandara tersebut ditutup. Di saat yang sama, sebuah pesawat lain yang datang dari Kopenhagen juga sedang diperiksa di bandara Warsaw-Chopin.

Pihak keamanan sedang memverifikasi ancaman yang dilaporkan di Modlin, demikian pernyataan dari pihak bandara.

"Pada pukul 09.54, peringatan ancaman bom disampaikan di dalam pesawat yang melayani rute London Heathrow (LHR) menuju Bandara Warsaw Chopin (WAW). Pada pukul 10.01, pesawat Boeing 737 MAX mendarat di Bandara Warsaw/Modlin," bunyi pernyataan tersebut.

"Akibat situasi ini, Bandara Warsaw/Modlin ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut. Upaya verifikasi terhadap ancaman yang dilaporkan sedang dilakukan demi memastikan keselamatan semua orang yang berada di bandara."

Sebanyak 181 orang yang berada di dalam pesawat tersebut sedang dievakuasi. Seorang juru bicara maskapai Polandia, LOT, mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut merupakan penerbangan milik LOT.

Ancaman bom juga dilaporkan terjadi pada penerbangan SAS dari Kopenhagen menuju Warsawa. Pesawat tersebut mendarat di Bandara Chopin dan sedang dalam pemeriksaan, ujar juru bicara Bandara Warsaw-Chopin, seraya menambahkan bahwa operasional bandara tetap berjalan.

Warsawa memiliki dua bandara—Bandara Chopin yang terletak di dalam wilayah kota, dan Bandara Modlin—yang sebagian besar digunakan oleh maskapai penerbangan bertarif rendah—yang berjarak sekitar 36 km (22 mil) dari ibu kota.

Belum diketahui apakah terdapat keterkaitan antara ancaman-ancaman tersebut.

Sumber: Alarabiya

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.