Houthi Rebut Pulau Mayun di Selat Bab el-Mandeb, Arab Saudi Hentikan Operasional Pipa Jalur Minyak

AKURAT.CO Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran merebut Pulau Mayun, di Selat Bab-el Mandeb, wilayah strategis di pintu masuk selatan Laut Merah. Sementara, Arab Saudi menghentikan operasional East-West Pipeline setelah fasilitas tersebut diserang drone.
Perkembangan ini membuka front baru dalam konflik yang melibatkan Iran, Arab Saudi, dan kelompok-kelompok yang didukung Teheran. Pulau Mayun berada di tengah Selat Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran terpenting dunia yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan selanjutnya menuju Terusan Suez.
Penguasaan Pulau Mayun di Selat Bab el-Mandeb tersebut berpotensi memperkuat posisi Houthi dalam mengancam lalu lintas kapal dan meningkatkan tekanan terhadap pasokan energi global.
Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak
Kementerian Energi Arab Saudi pada Jumat mengumumkan penghentian sementara East-West Pipeline setelah fasilitas tersebut menjadi sasaran serangan drone sehari sebelumnya.
Saudi menyebut langkah tersebut sebagai tindakan pencegahan. Kementerian Luar Negeri Saudi menuduh drone yang digunakan dalam serangan berasal dari Irak.
Pemerintah Saudi menyatakan tidak akan langsung melakukan serangan balasan dan memberikan kesempatan kepada pemerintah Irak untuk mengambil tindakan terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Pemerintah Irak kemudian memerintahkan penyelidikan setelah diketahui bahwa serangan terhadap Saudi diluncurkan dari Provinsi Maysan. Komandan operasi militer di wilayah tersebut juga diberhentikan.
East-West Pipeline yang dibangun pada 1980-an memiliki peran penting bagi ekspor minyak Saudi, terutama ketika jalur melalui Selat Hormuz terganggu akibat perang dengan Iran.
Menurut Badan Energi Internasional atau IEA, hingga awal Juni Saudi telah meningkatkan ekspor minyak melalui pelabuhan di Laut Merah yang terhubung dengan jaringan pipa tersebut menjadi lebih dari 5 juta barel per hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







