Tiga Orang Tewas dalam Serangan Fatal Pertama Houthi terhadap Pelayaran di Laut Merah

AKURAT.CO Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan rudil Houthi menewaskan tiga pelaut di sebuah kapal dagang Laut Merah pada Selasa (6/3/2024).
Houthi lantas mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, yang membuat kapal True Confidence berbendera Barbados milik Yunani, terbakar sekitar 50 mil di lepas pantai Pelabuhan Aden, Yaman.
Menanggapi klaim Houthi, Kedubes Inggris menyampaikan hal tersebut merupakan konsekuensi yang menyedihkan namun tak terelakkan, memaksa kelompok tersebut untuk berhenti.
"Setidaknya dua pelaut tak berdosa telah meninggal. Ini adalah konsekuensi yang menyedihkan namun tak terelakkan dari Houthi yang secara sembrono menembakkan rudal ke arah pelayaran internasional. Mereka harus berhenti," tulisnya di X, dikutip Rabu (7/3/2024).
Baca Juga: Taylor Swift Gelar Konser 'Eras Tour' di Singapura, Proyeksi Pendapatan Rp31,2 Triliun
Sejak November tahun lalu, Houthi telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah dalam apa yang mereka katakan sebagai kampanye solidaritas dengan warga Palestina selama perang di Gaza.
Inggris dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan balasan terhadap Houthi, dan konfirmasi adanya korban jiwa dapat menimbulkan tekanan untuk melakukan aksi militer yang lebih kuat.
CENTCOM mengatakan bahwa serangan Houthi juga melukai setidaknya empat awak kapal dan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada kapal. Sebelumnya, sebuah sumber pelayaran mengatakan bahwa empat pelaut mengalami luka bakar parah dan tiga orang hilang setelah serangan tersebut.
Operator Yunani dari kapal True Confidence mengatakan bahwa kapal tersebut terombang-ambing dan terbakar, dengan tidak adanya informasi yang tersedia mengenai status 20 awak kapal dan tiga penjaga bersenjata di kapal tersebut, yang terdiri dari 15 orang Filipina, empat orang Vietnam, dua orang Sri Lanka, seorang warga negara India dan seorang warga negara Nepal.
Baca Juga: Jejak Karir dan Profil Nikki Haley, Capres Perempuan yang Mundur dari Pilpres AS
Badan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) mengatakan telah menerima laporan tentang insiden di 54 mil laut barat daya Aden, yang terletak di dekat pintu masuk ke Laut Merah, dan menambahkan bahwa kapal tersebut telah ditinggalkan oleh para kru dan tidak lagi berada di bawah komando.
"Pasukan koalisi mendukung kapal dan para kru," kata UKMTO.
Stephen Cotton, sekretaris jenderal Federasi Pekerja Transportasi Internasional (ITF), serikat pekerja pelaut terkemuka, menyerukan tindakan segera untuk melindungi para anggotanya.
"Kami telah secara konsisten memperingatkan komunitas internasional dan industri maritim tentang meningkatnya risiko yang dihadapi para pelaut di Teluk Aden dan Laut Merah. Hari ini kami melihat peringatan tersebut secara tragis terkonfirmasi," kata Cotton.
Empat hari yang lalu, Rubymar, kapal curah milik Inggris, menjadi kapal pertama yang tenggelam akibat serangan Houthi, setelah terapung selama dua minggu dengan kerusakan parah akibat serangan rudal. Seluruh kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat dari kapal tersebut.
Baca Juga: Tips Agar Siap Menjalankan Puasa Ramadan Secara Maksimal
Serangan Houthi telah mengganggu pelayaran global, memaksa perusahaan-perusahaan untuk mengubah rute perjalanan yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Afrika selatan. Biaya asuransi untuk pelayaran selama tujuh hari melalui Laut Merah telah meningkat hingga ratusan ribu dolar.
Meskipun milisi mengatakan akan menyerang kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan Inggris, Amerika Serikat, dan Israel, sumber-sumber industri perkapalan mengatakan bahwa semua kapal dapat terancam.
True Confidence dimiliki oleh perusahaan yang terdaftar di Liberia, True Confidence Shipping, dan dioperasikan oleh Third January Maritime yang berbasis di Yunani dan hubungan dengan Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








