Akurat Logo

Satu Orang Tewas, TNI AD Gerak Cepat Evakuasi Kru Heli Operasi Karhutla yang Mengalami Insiden

Moehamad Dheny Permana | 4 November 2026, 23:15 WIB
Satu Orang Tewas, TNI AD Gerak Cepat Evakuasi Kru Heli Operasi Karhutla yang Mengalami Insiden
Helikopter Mi 17V5 mengalami kecelakaan dalam operasi pemadaman karhutla di Desa Sungai Perlu, Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). - Foto: Dispenad

AKURAT.CO TNI Angkatan Darat bergerak cepat mengevakuasi delapan personel kru Helikopter Mi 17V5 yang mengalami kecelakaan saat melaksanakan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Sungai Perlu, Danau Sembuluh, Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).

Segera setelah terjadinya kecelakaan pada Rabu siang, TNI AD dibantu tim gabungan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi melalui jalur udara dan laut. Upaya penyelamatan tersebut diprioritaskan untuk memastikan seluruh personel mendapatkan pertolongan secepatnya.

Satu kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Kuala Pembuang.

Lima orang dalam kondisi selamat dan menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Sebelum mengalami kecelakaan, Helikopter Mi 17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Baca Juga: Puluhan Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, Ketua DPR: Penegakan Hukum Harus Berkeadilan

Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing.

Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja saat pelaksanaan tugas operasi pemadaman karhutla.

Keterangan resmi Dispenad menyebut penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.