Bau TPS Rawajati Ganggu Warga, PSI Tagih Aksi Pramono Anung

AKURAT.CO Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Jakarta menyoroti tata kelola tempat pembuangan sampah (TPS) di sejumlah wilayah, salah satunya TPS Rawajati, Jakarta Selatan.
Tumpukan Sampah yang dibiarkan menggunung membuat area itu menjadi terlihat kumuh.
Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PSI, August Hamonangan, mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang terganggu akibat tumpukan sampah di TPS Rawajati. Ia meminta Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turun langsung melihat kondisi TPS tersebut.
"Saya merasa heran, kenapa Mas Pram belum juga membereskan masalah sampah yang ada di TPS Rawajati. Saya mendapatkan keluhan dari masyarakat sekitar kalau baunya sangat menusuk dan tidak tertahankan lagi," kata August, di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Ia mengaku telah menyampaikan langsung keluhan warga kepada Pramono Anung. Namun TPS Rawajati belum ada perubahan dan seolah dibiarkan terbengkalai.
Baca Juga: Hasil Reses Anggota DPRD Jakarta, TPS Ilegal hingga Minimnya Penerangan Jalan Masih Jadi PR Besar
Menurut August, jika terus dibiarkan TPS Rawajati yang berdekatan dengan Stasiun Kalibata akan merusak citra Kota Jakarta.
"Berkali-kali saya menyampaikan kritik dari masyarakat tidak ada perubahan. Memang harus menunggu viral dulu baru dikerjakan," keluhnya.
Lebih lanjut, Penasihat PSI itu menilai semakin lama dibiarkan kondisi TPS Rawajati akan berdampak kepada warga sekitar karena bau sampah yang menyengat dan juga dapat mengganggu kesehatan.
"Tempat sampah ini berada di tengah-tengah wilayah pemukiman warga. Baunya sangat parah dan ada kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesehatan orang-orang di sana," ujar August.
Ia meminta Pemprov Jakarta meningkatkan frekuensi pengambilan sampah dari TPS Rawajati sebagai solusi jangka pendek, selagi mencari tempat lainnya untuk memindahkan TPS tersebut secara jangka panjang.
Baca Juga: TPST Bantargebang Longsor, Pemprov Jakarta Operasikan RDF Rorotan secara Bertahap
"Untuk sekarang ini harus meningkatkan frekuensi penjemputan sampah dari TPS Rawajati. Sampahnya ini jangan sampai dibiarkan menumpuk terlalu banyak. Untuk solusi jangka panjang TPS Rawajati harus dipindahkan ke tempat lain," jelas August.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 3Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






