Piala Eropa: Roberto Martinez Belum Pasti Soal Pensiunnya Pepe dan Ronaldo dari Timnas Portugal

AKURAT.CO, Pepe dan Cristiano Ronaldo adalah dua “the last man standing” di Tim Nasional Portugal sejauh ini. Dan kekalahan Portugal atas Prancis di perempat final Piala Eropa 2024 seakan mendekatkan keduanya ke pintu keluar dari tim nasionalnya.
Pepe tak kuasa menahan airmatanya setelah Portugal disingkirkan Prancis melalui adu penalti di perempat final Piala Eropa di Hamburg, Jerman, Jumat (5/7) atau Sabtu dini hari WIB. Adalah Ronaldo yang berusaha menghiburnya di lapangan.
Sebagai pemain paling berpengalaman, Pepe dan Cristiano Ronaldo tampaknya akan menjadikan Piala Eropa tahun ini sebagai Piala Eropa terakhir mereka. Pun demikian, Pelatih Tim Nasional Portugal, Roberto Martinez, belum memberikan kepastian.
Baca Juga: Piala Eropa: Belum Cetak Gol dan Gagal Penalti, Cristiano Ronaldo Berharap Akhir yang Indah
“Belum. Semuanya masih terlalu mentah. Kami masih dalam rasa kecewa karena kekalahan,” kata Roberto Martinez usai laga Portugal versus Prancis sebagaimana dipetik dari BBC. “Belum ada keputusan individu sejauh ini.”
Bagi Cristiano Ronaldo secara pribadi, Piala Eropa tahun ini adalah turnamen antar negara Benua Biru keenam sejak debutnya pada 2004. Namun begitu, eks pemain Real Madrid dan Manchester United itu tak banyak berperan tahun ini.
Ronaldo bahkan sama sekali tak mencetak gol di Euro 2024. Ia juga sempat gagal mengeksekusi penalti di perpanjangan waktu babak 16 besar melawan Slovenia yang memaksa Portugal harus menempuh adu penalti meski akhirnya menang juga.
Baca Juga: Piala Eropa: Prancis Tantang Spanyol di Semifinal, Deschamps Belum Temukan Permainan Terbaik
Adapun Pepe menjadi pemain tertua yang tampil di Euro dengan usia 41 tahun. Di edisi tahun ini, eks pemain Real Madrid tersebut tampil di empat laga dengan seluruhnya sebagai starter.
Mantan pemain Timnas Portugal, Jose Fonte, mengisyaratkan bahwa sudah waktunya bagi Ronaldo dan Pepe untuk meremajakan A Selecao Das Quinas setelah partisipasi selama dua dekade terakhir.
“Mereka mungkin tahu bahwa ini adalah garis akhir di tim nasional, barangkali. Kemana mereka akan pergi (setelah) dari sana?” kata Jose Fonte.
“Mereka sudah meraih banyak, mereka sudah berbuat banyak untuk Portugal, terkadang Anda harus memberikan tempat untuk anak-anak muda muncul dan membiarkan mereka menunjukkan bakat mereka.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit






