PLN Resmikan Laboratorium Transisi Energi untuk Dukung Perluasan Akses Energi Hijau bagi Masyarakat

AKURAT.CO PT PLN (Persero) memperkuat dukungan bagi perluasan akses energi hijau untuk masyarakat melalui peresmian Gedung Laboratorium Transisi Energi (LTE) PLN Pusat Sertifikasi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).
Fasilitas pengujian panel surya dan baterai ini mendukung pengembangan serta penerapan teknologi energi bersih secara lebih luas, sejalan dengan tujuan transisi energi untuk memberi manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Melalui hasil pengujian, produsen dapat menyempurnakan produk dan pengembang memiliki dasar teknis untuk memilih peralatan yang sesuai kebutuhan. Penguatan ini mendukung penerapan energi surya dan penyimpanan energi dalam berbagai proyek. Pemanfaatan yang semakin luas diharapkan membuka kesempatan bagi lebih banyak masyarakat untuk mengakses energi hijau.
Baca Juga: PLN Jalin Kerja Sama dengan Australia, Perkuat Sistem Ketenagalistrikan
Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Edwin Nugraha Putra menyampaikan bahwa pengembangan teknologi energi bersih diarahkan untuk memudahkan masyarakat mengakses energi hijau.
“Transisi energi harus membawa manfaat bagi bumi dan manusia. Kami ingin semakin banyak masyarakat dapat memanfaatkan energi hijau dalam kehidupan sehari-hari. Melalui laboratorium ini, PLN memperkuat dukungan bagi pengembangan panel surya dan baterai agar teknologinya dapat diterapkan lebih luas. Mutu dan keselamatan tetap menjadi perhatian agar pemanfaatan energi bersih dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujar Edwin di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Peresmian dilakukan oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, didampingi Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Edwin Nugraha Putra serta General Manager PLN Pusat Sertifikasi, Dony Ocniza.
Pada tahap awal, LTE berfokus pada pengujian modul fotovoltaik (PV) atau panel surya dan baterai. Pengujian mencakup evaluasi karakteristik, kinerja, ketahanan, serta aspek keselamatan produk sesuai metode dan ruang lingkup layanan yang tersedia.
Eniya menyampaikan bahwa perluasan pemanfaatan energi terbarukan perlu berjalan seiring dengan kesiapan teknologi dan penguatan industri dalam negeri.
“Pemanfaatan energi terbarukan yang semakin luas mendukung upaya mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Agar manfaatnya berkelanjutan, teknologi yang digunakan perlu memenuhi persyaratan teknis dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kehadiran fasilitas pengujian dalam negeri membantu industri menyiapkan produk yang bermutu dan memperkuat kepercayaan pengguna terhadap energi bersih,” ujar Eniya.
LTE siap melayani PLN Group dan industri nasional, termasuk produsen panel surya dan baterai dari sektor swasta, pengembang proyek, perusahaan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC), serta pengguna teknologi terkait. Layanan dilaksanakan sesuai kompetensi, metode, sistem mutu, serta ruang lingkup akreditasi dan penunjukan laboratorium yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








