VIRAL! Sederet Fakta Kasus Video Syur Oknum Guru dengan Siswi MAN 1 Gorontalo

AKURAT.CO Sebuah video syur yang menampilkan seorang guru dan siswi kelas 12 menjadi viral di media sosial setelah diduga direkam secara diam-diam oleh siswi lain.
Keduanya diketahui berasal dari Madrasah Aliyah Negeri 1 Kabupaten Gorontalo.
Saat ini, Polres Gorontalo telah menangani kasus tersebut setelah paman siswi yang terlibat melaporkannya.
"Sementara dalam proses pemeriksaan saksi-saksi," ungkap Wakapolres Gorontalo Kompol Ryan Hutagalung.
Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (25/9/2024), berikut fakta-fakta video viral oknum guru dan siswi MAN 1 Gorontalo.
1. Oknum guru dinonaktifkan dari sekolah
Terkait kasus video tersebut, guru yang bersangkutan telah diberhentikan sementara dari tugas mengajar di madrasah setingkat SMA.
Baca Juga: Siap Dilantik Jadi Presiden, Prabowo Subianto Beri Dua Jempol
Selain itu, siswi yang terlibat juga telah dikeluarkan dari sekolah karena melanggar peraturan yang sebelumnya sudah disepakati bersama orang tua siswa dalam rapat.
"Oknum guru tadi saya sudah mengeluarkan Surat Keterangan (SK) jadwal mengajar saya nonaktifkan, jadi dia sudah tidak ada jadwal mengajar," jelas Kepala Sekolan MAN 1, Rommy Bau.
2. Memiliki hubungan asmara sejak 2022
Brigadir Jabal Nur, penyidik PPA Polres Gorontalo, menyatakan bahwa hubungan tak pantas antara guru dan siswinya telah berlangsung sejak September 2022.
Kejadian serupa terjadi lagi pada Januari 2024 di ruang terduga pelaku.
Selain itu, diketahui oknum guru dan siswi yang merupakan seoarang ketua osis di diduga menjalin hubungan asmara.
3. Tanggapan aktivis perempuan Gorontalo
Aktivis perempuan Gorontalo, Asri Nadjmudin, mengecam penyebaran video asusila tersebut di media sosial terutama karena pemerannya adalah anak di bawah umur.
Ia menilai bahwa video yang melibatkan anak di bawah umur tidak seharusnya disebarluaskan, apalagi wajah korban terlihat jelas.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan mengingatkan orang tua agar lebih perhatian terhadap anak-anak mereka.
Baca Juga: Hizbullah Luncurkan Rudal ke Tel Aviv Usai Serangan Israel di Lebanon
"Anak harus diajarkan tentang batasan dalam bersosialisasi dengan orang lain. Sampaikan padanya bahwa tidak boleh ada orang lain yang menyentuh tubuh dan alat kelaminnya," jelas Asri.
"Bila ia mengalami hal tidak menyenangkan dari orang dewasa, seperti mendengar lelucon seksual atau dipaksa menonton pornografi, dorong ia untuk memberitahukannya pada Anda," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








