Akurat Logo

Pabrik Coca-Cola di Bekasi Mulai Beralih ke Energi Surya Lewat PLTS Atap 1,4 MWp

Winna Wandayani | 5 November 2026, 22:33 WIB
Pabrik Coca-Cola di Bekasi Mulai Beralih ke Energi Surya Lewat PLTS Atap 1,4 MWp
Pabrik Coca-Cola di Bekasi Mulai Beralih ke Energi Surya Lewat PLTS Atap 1,4 MWp (Coca-Cola Europacific Partners Indonesia)

AKURAT.CO Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) mulai menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksinya, Bekasi-2 Plant. Instalasi berkapasitas 1,4 MWp tersebut dipasang di area atap seluas 9.669 meter persegi.

Pembangunan PLTS Atap ini melibatkan PT Cikarang Listrindo Tbk sebagai penyedia solusi energi surya. Penggunaannya menjadi bagian dari penerapan energi terbarukan di lingkungan industri manufaktur.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengapresiasi penggunaan energi terbarukan di sektor manufaktur. Menurutnya, transisi energi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

"Kami menyambut baik langkah CCEP Indonesia dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan di sektor manufaktur," jelas Eniya, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (5/11/2026).

CCEP Indonesia memperkirakan instalasi tersebut dapat mengurangi emisi hingga 1,89 ton carbon dioxide equivalent per tahun. Perusahaan juga telah memasang PLTS Atap di beberapa fasilitas produksi lainnya.

Public Affairs, Communications, and Sustainability Director CCEP Indonesia, Dhedy Adi Nugroho, mengatakan PLTS Atap menjadi salah satu upaya mengurangi emisi karbon perusahaan. Ia menyebut kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan untuk mendukung transisi energi.

"Kami percaya kolaborasi dengan berbagai mitra akan menjadi faktor penting dalam mempercepat transisi menuju masa depan yang lebih rendah karbon," ucap Dhedy.

Peresmian PLTS Atap tersebut juga diisi diskusi mengenai pemanfaatan energi terbarukan di sektor industri. Sejumlah perwakilan pemerintah dan pelaku industri membahas peran kolaborasi dalam mempercepat transisi energi di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.