Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker Korea: Teror Mencekam di Balik Pintu Terlarang, Berani Nonton Sendirian?

AKURAT.CO Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker Korea menjadi salah satu hal yang banyak dicari menjelang penayangan film horor terbaru garapan MD Pictures.
Mengadaptasi film Korea Gonjiam: Haunted Asylum, film ini menyuguhkan kisah mencekam tentang sekelompok kreator konten yang nekat memasuki rumah sakit terbengkalai demi mengejar popularitas.
Namun, ekspedisi yang awalnya hanya untuk membuat konten justru berubah menjadi teror yang mengancam nyawa.
Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker Korea
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea mengikuti perjalanan sekelompok kreator konten horor asal Indonesia yang tergabung dalam tim Para Pencari Hantu.
Demi meningkatkan jumlah penonton siaran langsung mereka, grup tersebut memutuskan menjelajahi Rumah Sakit Yongwon di Korea Selatan yang dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker.
Tim yang terdiri dari Juna, Adit, Bara, Arum, Yuri, Tyas, dan Dae-ho menargetkan tiga juta penonton dengan mengeksplorasi ruang 402, ruangan yang selama ini dipercaya menyimpan misteri paling menyeramkan di rumah sakit tersebut.
Baca Juga: 12 Benda Mistis Fiktif yang Populer di Film Horor, dari One Wish Willow hingga Boneka Berhantu
Awalnya, seluruh ekspedisi dirancang sebagai konten hiburan.
Mereka bahkan menyiapkan berbagai skenario agar tayangan terlihat lebih menegangkan di depan kamera. Namun, keadaan berubah drastis ketika mereka mulai memasuki bangunan tua yang terbengkalai.
Suasana mencekam semakin terasa saat rombongan menyusuri lorong-lorong gelap rumah sakit yang dikelilingi hutan dan area pemakaman.
Tanpa disadari, kehadiran mereka membangunkan kekuatan gaib yang selama ini menghuni tempat tersebut.
Sejak saat itu, berbagai kejadian mengerikan terus menghantui setiap anggota tim.
Misi mencari konten viral pun berubah menjadi perjuangan untuk bertahan hidup dan keluar dari rumah sakit angker tersebut.
Dikemas dengan konsep found footage, 402 Rumah Sakit Angker Korea menghadirkan pengalaman yang terasa realistis, seolah penonton ikut menyaksikan langsung siaran eksplorasi horor yang berubah menjadi mimpi buruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia









