Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang

AKURAT.CO, Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi tinggi atas kecerdikan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sukses menaklukkan kondisi ekstrem Sirkuit Internasional Petronas Sepang, Malaysia, pada hari pertama seri ke-19 Moto3 Grand Prix Malaysia 2026, Jumat (30/10/2026).
Meskipun suhu permukaan aspal Sepang melonjak tajam hingga melebihi 50 derajat Celsius pada sesi Practice Moto3 Malaysia sore hari WIB, Veda Ega Pratama tampil dingin dan mengamankan posisi ketiga (P3) dengan catatan waktu terbaik dua menit 11,519 detik.
Hasil impresif ini sekaligus mengunci tiket lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2) Moto3 Malaysia kali ini.
Hiroshi Aoyama menilai keberhasilan rookie berusia 17 tahun itu mengelola situasi sulit di atas lintasan menjadi modal yang sangat berharga dalam perburuan posisi start terdepan pada Sabtu (31/10/2026) besok.
Baca Juga: Moto3 Malaysia: Tembus P3, Veda Ega Pratama Akui Sudah Percaya Diri Sejak Awal
"Sesi pagi cukup menantang dengan kondisi lintasan yang beragam. Sebagian besar pembalap bisa menyelesaikan beberapa lap dan kembali familiar dengan sirkuit, sekaligus mendapatkan feeling awal dengan motor," kata Hiroshi Aoyama seperti dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia, Jumat (30/10/2026).
"Kondisi membaik di sore hari, tetapi suhu lintasan naik di atas 50 derajat, dan kedua pembalap berjuang dengan daya cengkeram (grip) serta performa ban."
Veda Ega Pratama Mampu Kelola Situasi di Tengah Masalah Daya Cengkeram Ban di Moto3 Malaysia
Mantan juara dunia kelas 250cc tersebut mengungkapkan bahwa meski berhasil menembus jajaran tiga besar di bawah David Almansa dan Rico Salmela, Veda sebenarnya belum 100 persen puas dengan setelan motor Honda NSF250RW miliknya akibat penurunan performa ban di tengah cuaca terik.
"Veda mengelola situasi dengan sangat baik dan mengakhiri hari di P3. Saya pikir dia memiliki rasa percaya diri yang bagus, meskipun dia belum sepenuhnya puas dengan feeling-nya pada motor. Kondisi cuaca memainkan peran penting, tetapi kami harus terus beradaptasi dan melakukan peningkatan," jelas Aoyama.
Oleh karena itu, jajaran teknisi Honda Team Asia bakal terus membedah data telemetry guna menyempurnakan performa motor jelang sesi kualifikasi penentu Sabtu (31/10/2026) besok.
Berbanding terbalik dengan Veda Ega Pratama, rekan satu timnya asal Jepang, Zen Mitani, mengalami hari yang cukup berat. Usai mengamankan P14 pada sesi FP1 pagi hari, Mitani merosot ke posisi ke-19 (P19) pada sesi sore hari dengan catatan waktu dua menit 12,492 detik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








