AKURAT.CO Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) secara resmi menolak program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), yang mengharuskan potongan gaji sebesar 3% setiap bulan dari para pekerja.
Menurut Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, Serikat Pekerja turut mendukung penolakan ini karena program ini dianggap akan memberatkan baik bagi pelaku usaha maupun para pekerja atau buruh.
"Apindo telah melakukan sejumlah diskusi, koordinasi, dan mengirim surat kepada Presiden untuk menyampaikan keprihatinan mereka terhadap tapera" ujar Shinta Kamdani dalam keterangan tertulis, Selasa (28/5/2024).
Baca Juga: Iuran Tapera Sulut Kritik Warganet
Pihaknya juga menolak pemberlakuan undang-undang terkait, yakni Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat, sejak awal dirilis.
Lebih lanjut, Shinta menjelaskan bahwa saat ini beban pungutan yang harus ditanggung oleh pelaku usaha kepada para pekerja sudah mencapai angka yang signifikan, yakni antara 18,224% hingga 19,74% dari total penghasilan kerja.
Beban tersebut terdiri dari berbagai komponen, seperti Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Jaminan Sosial Kesehatan, dan Cadangan Pesangon. "Beban tersebut semakin bertambah berat, terutama dengan adanya depresiasi rupiah dan melemahnya permintaan pasar," jelasnya.
Dengan demikian, penolakan Apindo terhadap Tapera didasarkan pada kekhawatiran akan beban finansial tambahan yang akan dialami oleh pelaku usaha, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap kesejahteraan pekerja dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat










