Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!

AKURAT.CO, Keberhasilan pabrikan Aprilia mencatatkan rekor historis menguasai finis empat besar pada balapan utama MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (11/10/2026), seharusnya menjadi momen perayaan puncak.
Di tengah persaingan ketat MotoGP 2026, dominasi empat pembalap penunggang RS-GP26-Marco Bezzecchi (P1), Raul Fernandez (P2), Jorge Martin (P3), dan Ai Ogura (P4)-di MotoGP Indonesia merupakan capaian luar biasa sejak kembalinya pabrikan asal Noale tersebut ke kelas utama pada 2015.
Namun, jika ditelisik lebih dalam, akhir pekan di Lombok justru menjadi gambaran dari peluang emas yang terbuang sia-sia bagi Aprilia. Sekaligus melahirkan tanda tanya besar terkait strategi perburuan gelar juara dunia mereka.
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Marco Bezzecchi Juara, Aprilia 'Meraja' di Mandalika
Mandalika Skenario Terburuk, Marc Marquez Justru Diuntungkan
Secara performa murni, Aprilia RS-GP26 adalah motor tercepat di Mandalika sepanjang akhir pekan. Kemenangan Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) pada sesi Sprint Race MotoGP Indonesia lebih dipengaruhi oleh situasi tak terduga ketimbang keunggulan kecepatan murni Ducati Desmosedici.
Bagi Marc Marquez, Mandalika secara historis adalah lintasan yang paling tidak bersahabat. Sebelum edisi 2026, The Baby Alien tak pernah sanggup menyentuh garis finis pada balapan utama di Lombok, bahkan dua kali menderita cedera parah.
Ditambah lagi, karakter karkas ban khusus Michelin untuk Mandalika dikenal kurang cocok dengan karakter Ducati.
Namun, Marquez berhasil melewati 'ujian bertahan hidup' tersebut dengan sangat cerdik. Meski sempat merebut puncak klasemen usai memenangi Sprint Race, Marquez menyudahi akhir pekan Mandalika dengan hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin di klasemen sementara.
"Pada hari Kamis, jika Anda memberi tahu saya bahwa sepanjang akhir pekan ini saya hanya akan kehilangan tiga poin dari Bezzecchi dan menyamai poin Martin, itu adalah mimpi," kata Marquez.
"Kami meraihnya di sirkuit terburuk bagi kami. Di balapan utama kami memang cukup kesulitan, terutama di paruh kedua. Tapi saya sangat senang dengan bagaimana akhir pekan ini berakhir."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







