Gerindra Beri Sinyal Dukung Teguh Santosa Dampingi Bobby Nasution di Pilgub Sumut

AKURAT.CO Partai Gerindra memberi sinyal akan mendukung Teguh Santosa sebagai sosok pendamping bagi Bobby Nasution dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut sekaligus Ketua Tim Penjaringan Calon Gubernur Sumut, Sugiat Santoso, menilai, Teguh adalah sosok yang punya jaringan luas dan sangat dibutuhkan oleh Bobby Nasution dalam memimpin Sumut lima tahun ke depan.
"Bang Teguh Santosa masuk radar kami sebagai satu di antara sosok Bacawagub yang mendampingi Bobby Nasution. Beliau memiliki jaringan luas, bukan hanya nasional tapi jaringan ke dunia internasional. Artinya Bobby butuh pendamping yang memiliki jaringan kuat," kata Sugiat usai silaturahmi dengan Teguh dan Sekretaris DPP Partai Demokrat, Abdullah Rasyid, di Medan, ditulis Sabtu (29/6/2024).
Oleh karenanya, Sugiat menilai Teguh adalah sosok yang tepat untuk menjadi pendamping Bobby. Dia yakin, Teguh juga dapat diterima dengan baik oleh seluruh parpol pengusung.
"Artinya sangat positif kekuatan personal Bang Teguh Santosa untuk melengkapi elektoral Bobby Nasution dan diyakini bisa diterima semua partai," ujarnya.
Kendati begitu, pihaknya harus menunggu keputusan DPP Partai Gerindra terkait sosok yang nantinya betul-betul akan dipasangkan dengan Calon Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Baca Juga: NasDem Dukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut
"Tapi keputusan final tetap harus kita kembalikan ke DPP. Pasti DPP akan menetapkan yang terbaik dari yang baik untuk mendampingi Bobby Nasution di Pilkada Sumut," pungkasnya.
Diketahui, Teguh Santosa sudah mendapat restu dan dukungan dari Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mendampingi Bobby Nasution dalam Pilkada Sumut 2024.
Bahkan sebelumnya, kalangan akar rumput Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) menginginkan Teguh Santosa mantan Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) menjadi calon Wakil Gubernur Sumatera Utara agar didukung partai Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Kiprah Teguh di panggung nasional dan internasional selama ini tidak luput dari pengamatan masyarakat Sumatera Utara. Platform digital membuat kiprahnya dapat diketahui dengan mudah oleh sahabat dan kerabatnya di kampung halaman. Walau beraktivitas di Jakarta, namun jaringan pertemanannya di Sumatera Utara cukup luas," ujar Sekretaris DPP Partai Demokrat Abdullah Rasyid.
"Perpaduan kedua tokoh ini akan saling melengkapi dan memperkuat. Bobby dan Teguh adalah sosok yang dapat bekerja sama untuk mewujudkan visi pembangunan Sumatera Utara," sambungnya.
Rasyid berharap, Partai Golkar dan partai-partai Koalisi Indonesia Maju juga bersedia memberikan dukungan yang sama kepada Teguh.
"Teguh sebagai praktisi pers, pengelola media nasional memiliki hubungan yang baik dengan banyak tokoh politik papan atas di Indonesia, termasuk dengan elit di Partai Golkar saat ini terutama Ketua Umum Airlangga Hartarto. Kami percaya, pada saatnya nanti semangat kebersamaan Koalisi Indonesia Maju akan tiba pada satu nama yang sama untuk sosok wakil gubernur Sumatera Utara. Melihat latar belakang dan kiprahnya selama ini, peluang Teguh Santosa sangat terbuka lebar. Dia tokoh visioner yang dapat diterima semua kalangan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil






