Bertemu Gibran, Mahasiswa di Mamasa Minta Dibangun Kampus Negeri hingga Perbaikan Desil

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menyempatkan diri menemui sejumlah perwakilan organisasi mahasiswa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mendengarkan langsung beberapa aspirasi mereka terkait kebutuhan generasi muda dan pembangunan daerah.
Dalam dialog tersebut, sejumlah isu mengemuka mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan bantuan sosial, hingga penyediaan fasilitas untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda.
Gibran menyambut berbagai masukan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Peringati 1 Abad Injil Masuk, Gibran Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya
Aspirasi yang disampaikan juga mencakup peningkatan akses pendidikan tinggi, perbaikan pendataan penerima bantuan sosial, serta penyediaan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat.
Salah seorang mahasiswa menyampaikan harapan agar Kabupaten Mamasa memiliki perguruan tinggi negeri. Menurutnya, keberadaan kampus negeri akan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM di daerah.
"Kabupaten Mamasa ini masih tertinggal terkait SDM. Kami berharap bahwa ke depannya Kabupaten Mamasa ada kampus negeri di sini," ujarnya, Selasa (3/11/2026).
Selain akses pendidikan tinggi, mahasiswa juga menyoroti persoalan pendataan desil yang menjadi salah satu dasar penentuan penerima bantuan sosial. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah, dalam proses pendataan dan pemutakhiran data agar kondisi masyarakat setempat dapat terakomodasi secara lebih akurat.
Baca Juga: Gerindra Belum Tentukan Sikap soal Putusan Terkait Ijazah Gibran: Tunggu Rapat Fraksi
"Terkait desil, kami harap data pengelompokkan desil ini kembalikan ke daerah. Jangan dari pusat menurunkan desil," ucapnya.
Aspirasi lainnya berkaitan dengan kebutuhan ruang aktualisasi bagi generasi muda Mamasa. Mahasiswa mengusulkan pembangunan rumah aspirasi pemuda serta fasilitas kebudayaan dan kesenian. Hal ini dinilai penting mengingat Mamasa memiliki kekayaan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan melalui keterlibatan generasi muda.
"Kami juga berharap banyak bisa dibangun rumah aspirasi bagi pemuda di sini, untuk mengekspresikan soal minat dan bakat, kami kekurangan bangunan di sini, gedung budaya kesenian dan sebagainya, karena Kabupaten Mamasa ini daerah budaya, tapi tidak ada ruang untuk menyampaikan itu bagi generasi muda," urainya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






