Sistem Layanan Makin Mumpuni dan Terintegrasi, Program CKG Ditargetkan Jangkau 130 Juta Orang di 2026

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengoptimalkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Widyawati, menyampaikan langkah optimalisasi yang saat ini tengah digencarkan merupakan bentuk tindak lanjut konkret dari evaluasi komprehensif yang telah dilakukan secara berkala sepanjang 2025.
Evaluasi tersebut mencakup kesiapan infrastruktur, ketersediaan alat kesehatan, hingga integrasi sistem pencatatan data kesehatan berbasis digital.
Baca Juga: Di Sidang Tahunan MPR, Prabowo Pamer Program CKG Jangkau 108 Juta Orang
"Dengan sistem layanan yang kini semakin mumpuni dan terintegrasi, Kementerian Kesehatan menetapkan target terukur pada 2026 untuk menjangkau hingga 130 juta jiwa atau mencakup sekitar 46 persen dari total populasi Indonesia," ujar Widyawati, Jumat (11/9/2026).
Program CKG terbukti mendapat sambutan hangat dari masyarakat luas, yang tecermin dari tren capaian dan partisipasi yang terus meningkat secara signifikan sejak awal peluncurannya.
Baca Juga: Kejar Target Usia Hidup 76 Tahun, Kemenkes Mulai Fokus Obati Tiga Penyakit Ini Lewat CKG
"Capaian positif terus tercatat, dan hingga pertengahan 2026, lebih dari 89 juta penduduk telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis," tambah Widyawati.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus mengawal mutu layanan, memastikan kenyamanan masyarakat selama proses pemeriksaan, serta memperkuat pemerataan akses kesehatan di seluruh penjuru pelosok tanah air.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 8Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







