Prabowo Yakin Digitalisasi Pelayanan Publik Bisa Perbaiki Iklim Usaha di Indonesia

AKURAT.CO Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa di masa kepemimpinannya dia akan terus memperbaiki iklim usaha di dalam negeri menjadi modern dan maju, untuk mencapai kesuksesan pembangunan ekonomi.
"Kita punya peran penting dalam membangun perekonomian modern dan maju, dengan menerapkan kebijakan yang tepat dan menciptakan iklim usaha yang baik," kata Prabowo dalam artikel yang ditulisnya di media asing Newsweek, dengan judul 'The Road Ahead for Indonesia', Kamis (13/6/2024).
Dia mengatakan, keberhasilan pembangunan ekonomi Indonesia bergantung pada dunia usaha dan bagaimana pemerintah mendukung kesuksesan bisnis yang stabil. Sehingga menciptakan kondisi yang tepat bagi perkembangan berbagai bisnis atau startup baru dan menjanjikan.
Untuk itu, pihaknya telah menyusun sejumlah langkah inisiatif dalam rangka memperbaiki iklim usaha Indonesia, seperti digitalisasi layanan publik.
Baca Juga: Prabowo Bertemu MBS di Arab Saudi, Diskusi Soal Palestina hingga Perdagangan
"Digitalisasi pelayanan publik akan berdampak besar pada kemudahan berusaha dan pemberantasan korupsi yang jadi hambatan bagi pembangunan ekonomi suatu negara," ungkapnya.
Selain itu, menurutnya diversifikasi juga menjadi langkah penting pada perekonomian Indonesia dengan mendukung sektor-sektor yang paling menjanjikan, yaitu inovasi industri yang berteknologi tinggi.
Oleh karena itu, Prabowo ingin mengupayakan pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematic (STEM) agar dapat diakses oleh semua orang di Indonesia dan mendukung mereka dalam menciptakan ide-ide serta solusi unik untuk industri masa depan.
"Indonesia punya potensi besar, sumber daya manusia yang berbakat dan berketerampilan tinggi. Saya akan bekerja keras untuk memberikan peluang pelatihan tambahan di bidang-bidang ini," tuturnya.
Sedangkan untuk sektor pariwisata, Prabowo menilai Indonesia telah menjadi tujuan wisata utama dengan tradisi pelayanannya dan pariwisata yang terkenal hampir di seluruh dunia.
"Di balik keindahan alam dengan gugusan pulau megah dan keanekaragaman ekosistem, budaya, etnis yang menakjubkan, dan yang terpenting Indonesia punya kehangatan dan kemurahan hati," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






